√ Inilah Bukti Perkembangan Agama Islam Di Dunia (Bahas Lengkap)

Inilah Bukti Perkembangan Agama Islam Di Dunia (Bahas Lengkap) – Sahabat Muslim, Islam telah menjadi salah satu agama besar yang pemeluknya menyebar di seluruh penjuru dunia. Penerapan syariahnya dalam kehidupan pun, pernah berhasil mengeluarkan peradaban manusia yang terbelakang ke peradaban yang lebih maju di berbagai aspek kehidupan.

Adapun banyak bukti perkembangan Islam di dunia yang masih terkenal sampai saat ini sebagai bukti kejayaan agama islam tempo dulu.

Namun, seperti peradaban lainnya, Islam pun memiliki masa kejayaan, sekaligus masa keruntuhan. Kehidupan Islam zaman dahulu, jelas berbeda dengan dewasa ini, walaupun ada beberapa negara berkonstitusi atas nilai – nilai Islam. Periodisasi Islam mengalami perubahan dari masa ke masa. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan Pengetahuan Islam berikut ini.

Inilah Bukti Perkembangan Agama Islam Di Dunia (Bahas Lengkap)

Peradaban Islam dahulu, dapat menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa internasional antaretnis maupun antar umat beragama yang berbeda. Keragaman etnis antar agama tersebut dapat hidup berdampingan di bawah sistem Islam. Yang manfaatnya juga dirasakan oleh nonmuslim. Islam rahmatan lil alamin.

Peradaban Islam zaman kekhilafahan Islam, banyak meninggalkan bukti perkembangan Islam di dunia. Penjelasan bukti perkembangan islam dan dapat Anda ketahui dari uraian singkat Pengetahuan Islam berikut.

Bukti Perkembangan Islam di Dunia yang Paling Mendasar

Bukti perkembangan Islam di dunia yang paling mendasar tidak lain adalah kitab al-Quran dan segenap haditsnya. Dua peninggalan tersebut adalah bukti bahwa Islam secara berangsur-angsur. Diturunkan sebagai rahmatan lil alamin, undang-undang, dan petunjuk menuju kehidupan yang terang benderang.

Al-Quran jugalah, yang menjadi mukjizat terbesar Rasulullah Saw yang dapat memperkuat kerasulannya. Karena apa yang terkandung dalam al-Quran adalah firman Allah yang tak terbantahkan. Hingga hari kiamat nanti kemurnian al-Quran akan terus terjaga, Allah sendirilah yang akan menjaganya tentu dengan cara-Nya.

Awalnya, al-Quran biasa dihafal oleh para sahabat Rasulullah SAW. Namun karena para penghafal al-Quran banyak yang gugur dalam peperangan. Sahabat yang lain memutuskan untuk membukukan Al-Qur’an agar tidak hilang dan kelak dapat dibaca generasi berikutnya. Akhirnya hingga kini Al-Quran masih ada, begitu pun bermunculan para penghafal al-Quran mulai dari yang usia belia hingga berusia senja.

Menurut Hunke dan Al-Faruqi

Keberhasilan daulah Islam dalam mengembangkan teknologi, dikarenakan dua hal, yaitu

Pandangan bahwa ilmu merupakan ‘saudara kembar’ iman, karena menuntut ilmu juga merupakan bagian dari ibadah untuk mengenal Allah. Mereka ingin menjadi pewaris para nabi dengan menjadi ahli ilmu.

Dukungan negara terhadap perkembangan ilmu. Walaupun keadaan politik dan pemerintahan yang sedang berkuasa berubah-ubah. Namun mereka tetap mendukung perkembangan ilmu pengetahuan, dengan memberikan akses sekolah gratis untuk masyarakat.

Umat Muslim, dalam perilakunya terhadap teknologi, akan dibatasi oleh hukum syariah, karena ilmu atau teknologi bersifat netral.

Bukti Perkembangan Islam di Dunia Secara Singkat

Perkembangan Islam tidak berhenti, walau Rasulullah menyelesaikan misi kerasulannya, karena tonggak kepemimpinan, kemudian, dipegang oleh sahabat-sahabat terpercaya Rasulullah Saw.

Seperti Abu Bakar Al Shiddiqi, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Empat khalifah pertama ini dinamakan Al-Khulafa Ar-Rasyidin. Setelah masa pemerintahan Al-Khulafa Ar-Rasyidin berakhir, digantikan dengan masa daulat Bani Umayyah dan Abbasiyah.

Daulah Islam, setelah Bani Umayyah dan Abbasiyah runtuh. Dilanjutkan oleh berbagai dinasti daulah Islam di berbagai penjuru dunia. Ada beberapa yang masih memiliki hubungan dengan Bani Umayyah dan Abbasiyah, namun ada juga yang tidak.

Contoh daulah Islam yang di berbagai penjuru negeri di antaranya adalah Kerajaan Ottoman atau Turki Utsmani di Turki, Dinasti Mughal di India, Dinasti Ilkhan, Dinasti Mamalik di Mesir dan Kerajaan Safawi di Persia.

Bukti perkembangan Islam di dunia

Secara singkat perkembangan islam di dunia dapat dijelaskan sebagai berikut.

  1. Setiap daulah Islam memiliki jejak historisnya, baik itu berupa materi, ilmu pengetahuan, atau budaya.

Peninggalan berupa materi, masih ada yang dapat dilihat hingga sekarang, seperti peninggalan Le Mezquita Cordoba oleh daulah islam di Andalusia, Istana Topkapi oleh Turki Utsmani, Saint Basils Cathedral dan Kota Kazan di Rusia.

  1. Sementara peninggalan berupa ilmu pengetahuan dan budaya, sangat banyak ragamnya.

Peninggalan ini digunakan dan diterapkan selama berabad-abad, pun dikembangkan sesuai permintaan zaman. Saat Islam masih berjaya, banyak ilmuwan-ilmuwan Muslim yang karyanya menjadi referensi ilmuwan Eropa.

Dimana karya-karya ini kemudian digunakan untuk mengentaskan Eropa dari keterbelakangan. Ilmuwan-ilmuwan Muslim tersebut di antaranya adalah Al Khawarizmi, Ibnu Rusyd, Abu Yusuf, Ibnu Sina dan masih banyak lagi.

Bukti Perkembangan Islam di Dunia Sampai Sekarang

Bukti perkembangan Islam di dunia sampai sekarang, tentunya, yang masih dapat dilihat, dirasakan dan diterapkan. Walaupun peninggalan berupa materi dapat dikatakan tidak utuh. Setidaknya manusia generasi berikutnya masih beruntung, karena tidak semua jejak sejarah peradaban Islam yang lalu, tidak hancur total oleh peperangan.

Dengan peninggalan-peninggalan yang masih tersisa manusia generasi berikutnya dapat mempelajari banyak hal. Salah satunya adalah menyadari bahwa, dahulu, Islam pernah berjaya, memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Contohnya adalah khazanah ilmu pengetahuan.

Salah satu bukti perkembangan Islam di dunia internasional sampai saat ini adalah berdirinya Universitas Paris pada tahun 1231 Masehi. Universitas Paris adalah salah satu bukti peran penting daulah Islam di dunia Eropa. Karena sebelumnya, pemuda-pemuda Eropa belajar di universitas islam, yang kala itu, berada di bawah daulah islam Andalusia.

 

Selain itu, Taman Alcazar yang letaknya tidak jauh dari Le Mezquita Cordoba. Keberadaan taman tersebut, menjadi salah satu bukti, bahwa Islam mewarisi teknologi irigasi yang baik, mengingat tanah gersang yang mengelilingi Andalusia.

Kincir-kincir angin yang dibangun berabad-abad yang lalu dan berfungsi juga masih banyak ditemukan di banyak negeri di Timur Tengah. Selain itu di Iran, dengan datarannya yang kering. Qanat masih digunakan dan berfungsi, walau telah berusia ribuan tahun. Qanat ini sendiri adalah sistem saluran air bawah tanah.

Sistem qanat inilah yang kemudian diadopsi oleh daulah Islam yang kala itu tengah berkuasa untuk diterapkan ke Sisilia, Andalusia dan Afrika Utara.

Dinasti Mughal mengakui bahwa Persia (sekarang Iran), adalah negara yang kala itu sangat ahli dalam hal bahasa, arsitektur atau lanskap dan taman. Taman yang ada pada kompleks Taj Mahal dan pemakaman Humayun adalah contoh taman yang Dinasti Mughal adopsi dari Persia.

Pembahasan mengenai perkembangan Islam di dunia, juga tidak dapat luput dari negara kita sendiri, Indonesia. Karena, tanpa pedagang-pedagang muslim yang masuk ke Indonesia. Kerajaan-kerajaan bercorak Islam tidak akan berdiri, bahkan Wali Songo juga belum tentu akan ada.

Dengan masuknya Islam di Indonesia, banyak pesantren yang kemudian didirikan. Dengan budaya asli juga dapat berpadu dengan nilai-nilai Islam yang membuat Islam mudah diterima oleh penduduk lokal. Contoh budaya lokal yang berpadu dengan nilai Islam adalah seni debus dan dzikir mulud di Banten.

Hingga saat ini, dua warisan itu juga masih ada dan masih dilakukan. Seni debus dewasa ini, lebih difungsikan untuk hiburan dan untuk dzikir mulud masih dilakukan setiap kali memperingati hari lahirnya Rasulullah SAW. Agama islam memiliki penganut yang hampir  menyeluruh berada di seluruh penjuru dunia.

Demikian ulasan tentang Inilah Bukti Perkembangan Agama Islam Di Dunia (Bahas Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kitas semua. Terimakasih.

√ Inilah Sejarah Perang Dalam Islam Yang Perlu Anda Ketahui

Inilah Sejarah Perang Dalam Islam Yang Perlu Anda Ketahui – Pada kesempatan ini akan membahas tentang Sejarah Islam. Yang mana perang dalam Islam di masa lalu memang banyak terjadi dengan berbagai tujuan. Bahkan sejak masa Rasulullah, masa khulafa’ur Rasyidin dan beberapa generasi berikutnya. Nah, untuk mengetahui sekilas tentang rentetan sejarah perang tersebut, silahkan Anda simak ulasan Pengetahuan islam di bawah ini.

Inilah Sejarah Perang Dalam Islam Yang Perlu Anda Ketahui

Perang pertama dalam Islam adalah untuk melawan tentara Qurasy. Sedangkan dalam rentetan sejarah perang Islam, tentu saja banyak liku-liku yang di hadapi. Dalam peperangan juga ada menang dan ada kalah juga.

Sejarah Perang Islam

Mengenal sejarah dalam Islam, termasuk yang berkaitan dengan perang tentu saja merupakan salah satu hal penting bagi kaum Muslim. Mulai dari perang terkenal di masa Rasul hingga perang pada beberapa generasi berikutnya.

Perang dalam Islam pada masa lalu memang banyak terjadi dengan berbagai macam tujuan. Bahkan di masa Rasulullah, masa khulafa’ur Rasyidin dan beberapa generasi berikutnya.

Perang pertama dalam Islam adalah melawan tentara Qurasy. Sedangkan dalam rentetan sejarah perang Islam, tentu saja banyak liku-liku yang di hadapi. Dalam peperangan juga ada menang dan ada kalah juga.

Mengenal sejarah dalam Islam, termasuk yang berkaitan dengan perang tentu saja merupakan salah satu hal penting bagi kaum Muslim. Mulai dari perang terkenal di masa Rasul hingga perang pada beberapa generasi berikutnya.

Perang Badar sebagai Sejarah Perang Islam

Perang badar merupakan perang yang amat dasyat di mana perang ini terjadi dua tahun setelah hijrahnya Rasul dan para sahabat dari Makkah ke Madinah. Di kalangan umat Islam tentu saja perang badar merupakan salah satu perang yang begitu terkenal. Di dalamnya pun ada berbagai kejadian ajaib yang banyak menjadi perbincangan.

Sejarah perang badar di kenal cukup ajaib karena pada saat itu tentara Muslim yang jumlahnya tidak seberapa bisa mengalahkan pasukan kafir yang hadir dalam jumlah besar. Tentu saja ini tejadi atas kuasa Allah SWT. Padahal, jumlah kagir Quraisy pada saat itu sudah ribuan, sedangkan pasukan muslimin hanya ratusan saja.

Sejarah perang badar ini bisa di temukan dalam salah satu ayat Al-Qur’an di mana Allah memang menurunkan bantuan dari langit dengan jumlah ribuan malaikat yang membantu kaum muslim. Dan itulah pemicu kemenangan mereka sehingga perang ini sering di sebut penuh dengan keajaiban. Hal ini tentu saja sangat mengecilkan hati pasukan kafir.

Bagaimana tidak? pada saat itu, sebenarnya pasukan kafir Quraisy hendak menunjukkan kekuatan besarnya pada kaum muslimin sekaligus berniat meninggalkan rasa takut dalam hati mereka. Akan tetapi, niat tersebut gagal dengan segera karena ternyata pasukan muslim berhasil mengalahkan mereka meski dengan jumlah yang cukup sedikit.

Sejarah yang mengkiahkan perang badar ini menjadi pelajaran yang amat berharga bagi umat Islam di zaman sekarang. Dengan menoleh kebelakang pada kisahnya, umat muslim bisa menyadari bahwa pertolongan Allah akan selalu datang pada hambanya yang memperjuangkan agama tanpa rasa takut di sertai niat yang kokoh.

Sejarah Islam Perang Uhud

Bisa di akui bahwa perang badar merupakan salah satu sejarah perang Islam terbesar yang begitu terkenal. Namun, selain perang tersebut ada perang lain yang tidak kalah terkenal di kalangan umat muslim, yakni perang Uhud. Sejarah perang Uhud ini juga di ceritakan dalam Al-Qur’an. Hanya saja, sayang sekali dalam perang Uhud umat muslim mengalami kekalahan.

Perang uhud adalah salah satu dari beberapa rentetan perang yang terjadi setelah perang badar, yang juga merupakan aksi balas dedam dari suku Quraisy mengingat kekalahan begitu mendalam yang mereka alami dalam perang badar. Perang Uhud sendiri di namakan demikian karena pada waktu itu perang terjadi di gunung Uhud.

Dalam perang ini, jelas kaum kafir Quraisy sudah siap dengan ribuan pasukannya karena serangan tersebut telah di persiapkan dengan matang. Bahkan, mereka sudah menyusun rencana sehingga tidak ada pasukan yang bisa melarikan diri dari peperangan. Dengan persiapan yang matang tersebut, tidak heran jika ternyata mereka memang berhasil memenangkannya.

Sedangkan sejarah Islam perang Uhud bagi kalangan muslimin merupakan sebuah pukulan yang amat keras karena harus menanggung kekalahan. Padahal awalnya mereka sudah hampir memenangkannya. Namun, karena keserakahan yang di alami kaum muslimin pada saat itu, akhirnya mau tidak mau mereka harus pulang dengan segenap rasa kecewa.

Sebelum kekalahan ini, ternyata Allah pun telah memberikan isyarat apa yang akan terjadi pada mereka melalui mimpi Rasulullah SAW. Dan kejadian tersebut juga bisa di jadikan pelajaran yang amat berharga bagi kaun muslimin agar tidak sombong dan tetap berserah diri pada Allah.Jika tidak, hal seperti inilah yang akan terjadi, padahal awalnya sudah berhasil menang di perang Badar.

Sejarah Perang Islam Melawan Romawi

Dalam catatan sejarah, sudah banyak sekali perang kaum muslimin melawan Roma. Bahkan ini sudah di mulai sejak kepemimpinan khulafa’ur Rasyidin, tepatnya pada masa Umar Bin Khattab. Namun, tidak dapat di pungkiri, meski sempat berada di tangan kaum muslimin, perebutan baitul maqdis pada saat itu masih belum sempurna.

Pada abad ke 11 M, berkali-kali tentara Roma mengirimkan pasukannya dengan tujuan merebut kembali Baitul Maqdis ke tangan mereka. Namun tidak dapat di pungkiri jika kegagalan harus mereka dapatkan lagi dan lagi. Hingga akhirnya, perang salib di luncurkan oleh tentara Kristen pada tahun 1097.

Dalam sejarah perang islam melawan Romawi, bisa di temukan bahwa Baitul Maqdis berkali-kali berpindah tangan, dari kaum muslim dan kaum kriten. Hingga akhirnya, hadirlah seorang panglima perang hebat dengan nama Sholahuddin Al-Ayyubi yang berhasil merebutnya secara utuh, dan palestina sekaligus baitul Maqdis berada di tangan umat Islam seterusnya.

Sejarah Perang Salib Menurut Islam

Berbicara mengenai Sholahuddin Al-Ayyubi dalam pembahasan sebelumnya, bisa di akui bahwa panglima yang satu ini memang sangat dekat kisahnya dalam perang Salib. Beliau juga sangat terkenal dalam sejarah perang Umat Islam. Bahkan, bisa di katakan bahwa beliau adalah sosok dengan berbagai talenta yang sangat bersejarah dalam perkembangan Islam.

Kembali pada pembahasan mengenai sejarah perang Salib menurut Islam, perang ini sudah hadir jauh sebelum Sholahuddin Al-Ayyubi lahir. Akan tetapi, pada akhirnya dialah yang mampu memenangkan perang Salib secara besar-besaran.

Dalam sejarahnya pun, perang ini tidak hanya berlangsung satu-dua kali tapi lebih dari lima kali. Dan rinciannya adalah sebagai berikut.

  1. Perang salib pertama

Dalam perang Salib yang pertama, kemenangan di dapatkan secara silih berganti. Awalnya, tentara Salib melakukan pembantaian besar-besaran pada umat Islam di berbagai wilayah. Namun di akhir perang Salib satu, umat Islamlah yang berhasil memenangkannya.

  1. Perang salib dua

Dalam perang Salib dua, setelah memasuki beberapa masa, muncullah yang namanya Sholahuddin Al-Ayyubi yang awalnya merupakan pengaman kota Damaskus. Hingga akhirnya beliau memenangkan berbagai perang dan mendudki kursi kesultanan dan menakhlukkan Yerussalem.

  1. Perang salib tiga

Dalam perang Salib ketiga ini sebenarnya pasukan kristen berniat mengambil alih Yerussalem, namun mereka mengalami kegagalan. Perangpun berakhir dengan perjanjian damai dan setelah beberapa saat, Shalahuddin pun meninggal dunia di Damaskus.

  1. Perang salib empat dan seterusnya

Jika membicarakan perang umat Islam dan kristen, maka itu sudah tuntas di perang salib ketiga. Namun, penyerangan tentara Salib di berbagai wilayah masih terus berlanjut, bahkan hingga lebih dari urutan ke delapan. Namun, pasukan Salib terus mengalami kekahaan. Bahkan setelah itu mereka tetap berhasil di kalahkan ketika berniat membalaskan dendam kekalahannya.

Demikian ulasan tentang Inilah Sejarah Perang Dalam Islam Yang Perlu Anda Ketahui. Semoga penjelasan tersebut dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

√ Inilah Kisah Cerita Islami Yang Dapat Menginspiratif Anda

Inilah Kisah Cerita Islami Yang Dapat Menginspiratif Anda – Selagi manusia belum punah, akan selalu ada kisah yang dapat diceritakan kembali untuk diambil hikmah dan nilai – nilainya. Nasihat yang tersirat dalam setiap kisah islami, dapat dijadikan pegangan hidup, sekaligus memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Inilah Kisah Cerita Islami Yang Dapat Menginspiratif Anda

Allah selalu memiliki cara sendiri untuk menuntun hamba-Nya kembali pada jalan-Nya, maupun dalam menunjukkan kekuasaan-Nya. Karena segala yang terjadi di dunia ini, nyata maupun ghaib, di bumi dan di langit maupun. Di antaranya adalah bukti akan kehadiran-Nya. Dari sekian banyak kisah, Anda dapat mengetahui beberapa dari kisah islami tersebut, dari pemaparan Pengetahuan Islam berikut ini.

Kisah Islami Nyata

Kisah islami nyata ini, sebagaimana yang pernah diberitakan oleh Tribun Pontianak. Datang dari seorang mualaf, bergelar Profesor Matematika, yang dulunya adalah seorang atheis. Sebelumnya ia tidak pernah mendapatkan jawaban yang memuaskan terkait keberadaan surga atau hal semacamnya.

Sering ia bermimpi yang mana seolah-olah sedang menghadap Tuhan, berdiri, membungkuk, lalu berdiri lagi dan kemudian menempelkan dahi ke lantai. Tidak hanya dia yang ada di ruangan itu, namun juga ada beberapa laki-laki yang membentuk barisan. Melakukan hal yang sama dengannya dan seseorang yang paling depan terlihat memimpin gerakan itu.

Singkat cerita, ketika ia menjadi dosen di University of San Fransisco. Ada salah satu mahasiswanya adalah seorang muslim. Mahasiswa muslim itu memberinya sebuah al-Quran terjemahan. Semenjak itu, ia merasa mendapat pencerahan.

Ditambah lagi, ketika melihat pemandangan beberapa mahasiswa muslimnya yang shalat di basement. Sesuai dengan mimpinya beberapa tahun yang lalu. Akhirnya, profesor matematika itu, memutuskan untuk mengucap dua kalimat syahadat dan menjadi seorang Muslim.

Kisah islami penuh hikmah

Cerita ini datang dari sebuah keluarga yang sudah cukup ramai dengan kehadiran tiga orang anak. Sewaktu anak sulung masih duduk di bangku SMP Ia pernah bertengkar dengan Ayah, lantaran perbedaan pendapat mengenai kehadiran anggota keluarga baru.

Dua karakter keras kepala ini, kala itu, sama-sama memegang teguh pendirian. Si Anak Sulung sama sekali tidak ingin lagi, hadir seorang anggota keluarga baru.

Sementara Sang Ayah, masih dengan penjelasan keuntungan hadirnya anggota baru ini. Namun pada akhirnya, argumen Anak Sulung ini menang. Umur Ibu, yang menjadi alasan argumen Anak Sulung ini.

Waktu terus berjalan, hingga sampai pada masanya Anak Sulung untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah, di Surabaya.

Menjelang ujian akhir semester satu, hal yang dirahasiakan keluarganya pun akhirnya terkuak. Usia kandungan Sang Ibu, sudah menginjak empat bulan. Sekeras apapun berusaha, janin ini tidak dapat digugurkan.

Entah jenis setan apa yang merasuki, Anak Sulung ini benci sebenci – bencinya. Ketika adik baru ini lahir, Anak Sulung justru merasa bodoh karena telah bersikap tidak adil terhadap bayi yang tak berdosa.

Hingga akhirnya, pada suatu malam, ia layangkan doa seraya menangis, ia meminta pada Allah untuk menghilangkan rasa benci di hatinya, jika adik baru itu baik untuknya.

Singkat cerita, Allah mengabulkan doanya. Meruntuhkan rasa benci, dengan memberi sakit jantung pada adik kecilnya. Berbagai usaha telah dilakukan, demi kesembuhan Si Adik. Dua tahun kemudian, hasil rontgen dokter menunjukkan, bahwa Si Adik telah sembuh.

Kisah islami penuh hikmah ini, mengingatkan bahwa apapun yang terjadi, adalah agar manusia belajar sesuatu.

Kisah islami menyentuh hati

Kisah islami menyentuh hati kali ini, datang dari cerita yang dituturkan kembali, oleh salah seorang dosen hukum di salah satu universitas terkemuka di Indonesia.

Selain berprofesi sebagai seorang dosen, beliau juga seorang notaris. Dari sekian banyak klien, salah satunya ada seorang waria. Beliau cukup dekat, dan mengetahui kehidupan waria ini.

Sudah barang tentu, dosen hukum tersebut mengetahui agama yang dianut Si Waria, seorang muslim.

Suatu hari, Si Waria datang kepada dosen hukum itu untuk mengurus suatu hal. Kali ini, di balik senyum merah merona dan rambut panjang semampai itu, diam – diam ia tidak dapat menepis kenyataan yang mengganggunya. Terlebih lagi ketika musim haji tiba.

Si Waria ini sadar, sudah lama ia mengklang dari kewajiban shalat lima waktu dan puasa wajib di bulan Ramadhan.

Namun, ia merasa terlanjur, masuk ke dalam kehidupan yang sekarang dijalani. Apalagi sama sekali tidak ada kepedulian dari orang tuanya. Kadang ia lebih tidak peduli lagi.

Sambil menangis, Si Waria ini ungkapkan kegelisahannya. Tentang bagaimana nanti dia mempertanggung jawabkan perbuatannya pada Allah.

Dia masih berhadapan dengan jalan buntu. Di sisi lain, ketika musim haji tiba, dengan materi berkecukupan sekarang, ia ingin menunaikan salah satu rukun islam itu. Tapi, ia bingung, harus dengan pakaian apa ia menghadap, dan menginjakkan kakinya di rumah Allah.

Hingga akhirnya, Si Waria ini berpesan kepada dosen hukum, bahwa ketika nanti ajalnya tiba, ia ingin diperlakukan sebagaimana pertama kali ia dilahirkan.

Kisah islami sahabat nabi

Salah satu kisah islami sahabat nabi, adalah kisah Abu Bakar. Abu bakar, adalah sahabat Rasulullah yang pertama kali memeluk agama Islam.

Ia ada sosok yang senang bertafakur, dan berkorban paling banyak di jalan Allah. Maka dari itu, Allah memberinya hadiah berupa kepekaan jiwa. Hadiah tersebut membuat beliau, memahami al-Quran lebih dalam daripada sahabat yang mengerti dan mendalami tafsir.

Ketika ayat tentang sempurnanya agama turun, sahabat – sahabat yang lain merasa senang dan gembira, kecuali Abu Bakar.

Abu Bakar justru menangis, karena memahami satu hal. Dengan turunnya ayat yang menerangkan sempurnanya al-Quran, maka akan rampunglah misi kenabian Rasulullah Saw. di bumi. Dengan kata lain, Rasulullah Saw. akan segera pulang ke rahmatullah.

Setelah mengetahui sebab Abu Bakar menangis, barulah sahabat – sahabat yang lain turut menangis.

Kisah islami tentang kejujuran

Kisah islami tentang kejujuran ini, selanjutnya datang dari sahabat Kaab bin Malik dan dua sahabat lainnya. Kaab bin Malik absen dari Perang Tabuk karena keterlambatannya menyiapkan perbekalan untuk berangkat perang.

Ia merasa gelisah, karena orang – orang yang mangkir dari perang, termasuk ke dalam orang munafik dan mendapatkan dosa besar. Terlebih lagi jika alasan mangkir itu tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sempat ada maksud hati untuk berbohong, namun Kaab urungkan, dan memutuskan untuk mengatakan yang sejujurnya, perihal tidak hadirnya ia dalam Perang Tabuk. Rasulullah Saw. menerimanya, dan Kaab pun menerima konsekuensi atas perbuatannya.

Pada hari ke-50 hukumannya, Kaab mengadukan masalahnya kepada Allah usai shalat sebelum fajar. Kemudian Rasulullah memanggilnya, dan memberi tahu bahwa Allah telah mengampuni dosa Kaab dan dua orang sahabat yang lainnya. Ampunan Allah untuk Kaab dan dua sahabat lainnya, ada dalam Surat at-Taubah ayat 117 sampai 119.

Kejujuran mereka bertiga berbuah manis, walau harus menerima konsekuensi. Karena alasan mereka absen dari Perang Tabuk, bukanlah untuk sengaja berpaling dari kewajiban.

Demikian beberapa contoh kisah islami yang bisa dijadikan suri teladan Anda. Semoga ulasan tentang Inilah Kisah Cerita Islami Yang Dapat Menginspiratif Anda dan bia mengambil hikmahnya dari kisah ini. Terimakasih.

√ Peninggalan Sejarah Islam Berjaya Pada Masanya (Bahas Lengkap)

Peninggalan Sejarah Islam Berjaya Pada Masanya (Bahas Lengkap) – Dalam hal ini beberapa peninggalan sejarah Islam dapat ditemukan di berbagai tempat, yang mana menandakan bahwa peradaban Islam pernah berjaya pada masanya. Peninggalan  itu pun memiliki ciri khasnya sendiri, tergantung di mana Islam itu memberi pengaruh dan dinasti yang tengah berkuasa. Untuk lebih jelasnya simak ulasan Pengetahuan Islam berikut ini.

Peninggalan Sejarah Islam Berjaya Pada Masanya (Bahas Lengkap)

Adapun beberapa peninggalan sudah menjadi warisan dunia UNESCO. Juga dijadikan sebagai objek wisata negara yang dapat menghasilkan devisa negara. Selain berbentuk sebuah bangunan, peninggalan – peninggalan itu dapat berupa seni, karya sastra, tradisi, maupun budaya baru. Sebagai contoh: tradisi Sekaten di Yogyakarta, serta debus dan dzikir mulud di Banten dan masih banyak lainnya.

Peninggalan Sejarah Islam di Eropa

Eropa menjadi salah satu wilayah dalam penyebaran Islam. Andalusia (Spanyol) termasuk yang juga memiliki peran penting dalam memajukan kawasan Eropa dan membebaskannya dari keterbelakangan. Istana Alhambra menjadi sksi kejayaan peradaban Islam sekitar abad 9 – 14 Masehi.

Terdapat enam wilayah di Eropa yang memiliki jejak peradaban Islam pada masa lampau, sebagai berikut:

  1. Spanyol.

Bukti peninggalan sejarah Islam di Eropa, khususnya di Spanyol. Yaitu, Le Mezquita Cordoba dan Medina Azahara. Le Mezquita Cordoba dibangun sejak masa pada pemerintahan Khalifah Abdurrahman I setelah itu pembangunan masjid ini dilanjutkan oleh pemerintah selanjutnya.

Sementara bangunan Medina Azahara dibangun oleh khalifah Abdurrahman III. Sayangnya, saat ini bangunan Media Azahara tidak utuh seperti sedia kala. Lantaran serangan yang dilakukan oleh pasukan Barbar.

  1. Perancis.

Selain menjadi negara pusat mode dunia, di Perancis juga terdapat jejak Islam. Yaitu La Grande Mosquee de Paris yang dibangun sejak tahun 1926. dan Musee du Louvre. Museum tersebut menceritakan sejarah perkembangan Islam dari 3000 karya seni.

  1. Bosnia – Herzegovina.

Di Bosnia – Herzegovina, terdapat banyak jejak peradaban Islam yang tersebar. Salah satunya adalah Gazi Husrev-beg Mosque yang berarsitektur Ottoman.

  1. Jerman.

Di Berlin Jerman, terdapat masjid megah dengan arsitektur gaya Ottoman yang bernama Sehitlik – Moschee.

  1. Rusia.

Ada tiga peninggalan peradaban Islam yang ada di Rusia. Pertama Saint Basils Cathedral di Red Square. Kedua Kota Kazan, sebagai pusat berkembangan Islam di Rusia dan Qolsarif Musque sebagai masjid paling megah di Rusia.

Bangunan peninggalan kerajaan islam

Mayoritas bangunan peninggalan kerajaan Islam, baik itu di Indonesia maupun di wilayah bumi yang lain seperti Andalusia (Spanyol), adalah berupa masjid, masjid yang memiliki arsitektur khas tempat ia dibangun dan dinasti yang tengah berkuasa. Selebihnya, peninggalan itu berupa istana, menara, dan benteng.

Bangunan peninggalan tersebut ada yang dalam kondisi 100 % utuh dan ada yang tidak. Penyebabnya dapat berupa terkikis oleh jaman dan alam, kurangnya perawatan dan penyerangan ketika peperangan sedang berlangsung.

Peninggalan Islam Kuno di Indonesia

Agama Islam mengalami perkembangan yang pesat di nusantara. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya kerajaan – kerajaan bercorak Islam. Kerajaan tersebut banyak meninggalkan berbagai peninggalan Islam kuno di Indonesia. Peninggalan tersebut dapat berupa masjid, karya sastra, tradisi agama, kaligrafi, istana dan lain – lain.

  1. Masjid.

Masjid selain menjadi tempat untuk melakukan Ibadah bagi umat Islam. Ciri khas masjid yang memiliki nilai sejarah adalah memiliki bentuk atap tumpang susun. Semakin ke atas atapnya, semakin kecil dan biasanya berjumlah tiga atau lima.

Masjid peninggalan kerajaan Islam di antaranya adalah Masjid Agung Demak oleh Kerajaan Demak, Masjid Ternate oleh Kerajaan Ternate, Masjid Katangga oleh Kerajaan Gowa, Masjid Raya Baiturrahman oleh Kerajaan Aceh, Masjid Banten oleh Kerajaan Banten, Masjid Cirebon oleh Kerajaan Cirebon, Masjid Sunan Ampel, dan Masjid Kudus.

  1. Karya sastra.

Suluk dan hikayat merupakan bentuk karya sastra peninggalan kerajaan bercorak Islam di Indonesia. Berbahasa daerah, berbahasa Arab atau diterjemahkan ke bahasa Melayu. Contoh suluk yang terkenal di antaranya adalah syair Si Burung Pingai, Perahu, Abdul Muluk dan gurindam dua belas. Sedangakan contoh hikayat yaitu Babad Tanah Jawa dan Bustan Al-Salatin dari Aceh.

  1. Tradisi.

Tradisi yang hingga kini masih dipegang adalah ziarah, syukuran, selamatan, hajatan dan sekaten.

  1. Kaligrafi.

Kaligrafi merupakan tulisan yang berbahasa Arab dengan ditulis sedemikian rupa hingga nampak indah. Biasanya kaligrafi digunakan sebagai hiasan dinding masjid, gapura masjid, batu nisan dan gapura pemakaman.

Makam dengan hiasan kaligrafi di antaranya adalah makam Fatima binti Maimun, Ratu Nahrasiyah dari Kesultanan Samudera Pasai, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri, raja – raja Banten, dan beberapa yang lainnya.

  1. Istana.

Istana menjadi salah satu bentuk riil, yang bisa disaksikan hingga kini. Adapun beberapa istana peninggalan kerajaan Islam yang masih berdiri hingga kini di antaranya adalah Istana Kesultanan berada di Ternate dan Tidore, Keraton Kasultanan dan Pakualaman oleh Kerajaan Mataram dan Istana raja Gowa di Gowa, Sulawesi Selatan.

Peninggalan sejarah Islam di Banten

Setelah Kesultanan Banten berakhir beberapa peninggalan sejarah Islam di Banten tidak hanya berupa bangunan, namun juga ada yang berupa seni dan budaya. Peninggalan sejarah islam di Banten yang khas dengan didukung oleh kuatnya kebudayaan dari sebelumnya yang tertanam kuat.

Adapun bangunan yang menjadi peninggalan Kesultanan Banten di antaranya adalah Gedung Timayah, Keraton Surosowan, Masjid Agung dan Menara Banten, Masjid Pacinan Tinggi, Masjid Caringin, Keraton Kaibon Masjid Kasunyatan, makam sultan Banten dan lain sebagainya.

M.A. Tihami menyebutkan bahwa terdapat 25 seni yang ada di Banten, di antaranya adalah seni angklung buhun, seni saman (dzikir mulud), seni sulap – kebatinan, seni mawalan, seni debus pusaka Banten, seni debus surosowan, dan masih banyak lagi.

Seni debus dan dzikir mulud, sering dianggap sebagai hasil dari islamisasi di Banten. Untuk seni debus sendiri, terdapat tiga versi sejarah debus di tanah Banten. Walaupun terdapat tiga versi sejarah debus, debus dewasa ini lebih sering digunakan sebagai acara hiburan. Pemain debus harus melakukan ritual – ritual tertentu sebelum melakukan atraksi. Selain itu mereka dituntut untuk menjadi pribadi dengan iman yang kuat dan yakin sepenuhnya pada ajaran agama Islam.

Dzikir mulud atau seni saman, adalah warisan budaya Banten yang berkebalikan dengan debus. Seni ini menggunakan gerak, vokal, serta syair – syair yang mengagungkan asma Allah dan pujian untuk Rasulullah Saw. Para pezikir mulud ini akan berdzikir tanpa henti selama 12 jam atau sehari penuh, dalam tiga babak, yaitu Babakan Dzikir, Asroqol, dan Saman.

Di tengah berlangsungnya dzikir mulud, ada juga tradisi yang dinamakan Panjang Mulud atau ngeropok (Ngegropok panjang mulud). Panjang mulud ini adalah tempat mengangkut makanan yang beraneka macam bentuknya, untuk kemudian dibagi-bagikan saat Hari Maulid Nabi Muhammad Saw. Panjang mulud ini sebenarnya merupakan alat atau senjata, untuk melawan penjajah.

peninggalan sejarah islam yang berkembang dari masa ke masa. Islam sebagai agama baru yang memiliki perkembangan yang luar biasa pesat di dunia. Sebagai agama pelengkap seklaigus penutup dari agama-agama sebelumnya.

Demikian ulasan tentang Peninggalan Sejarah Islam Berjaya Pada Masanya (Bahas Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimaksih.

√ Inilah Kisah Nyata Islami yang Penuh Hikmah (Bahas Lengkap)

Inilah Kisah Nyata Islami yang Penuh Hikmah (Bahas Lengkap) – Dalam kehidupan yang penuh sandiwara ini, banyak sekali kisah nyata islami yang dapat menginspirasi, maupun mengingatkan. Diceritakannya kembali kisah – kisah itu, ada kalanya, akan membuat orang lain sadar, bahwa ada yang lebih beruntung maupun tidak lebih beruntung.

Atau ada yang berdarah – darah untuk mencapai puncak, ada juga yang selangkah ke depan, kesuksesannya langsung terpampang.

Allah SWT sudah menentukan tiap – tiap rezeki untuk makhluk-Nya. Rezeki itu juga seperti halnya jodoh, tidak akan tertukar. Semuanya adil, sesuai porsinya masing – masing. Yang perlu dilakukan selanjutnya adalah berusaha mendekati-Nya, untuk mengenal-Nya. Tidak ada kerugian ketika sudah mengenal-Nya.

Hidup ini pun semu, bahkan bumi ini semu, tidak abadi dan akan musnah pada waktunya. Segala yang ada di dunia ini, akan kembali pada-Nya. Sama sekali tidak ada keraguan untuk itu.

Berbicara tentang akhir masa, ada juga kisah – kisah orang yang diberi kesempatan oleh Allah, untuk melihat dan merasakan secuil kehidupan akhirat. Lalu ia dihidupkan kembali, agar manusia lain dapat memetik pelajaran. Beberapa kisah islami Pengetahuan Islam yang dapat dijadikan inspirasi.

Inilah Kisah Nyata Islami yang Penuh Hikmah (Bahas Lengkap)

Kisah asli islami yang penuh hikmah ini, salah satunya dari kisah Luqman al-Hakim. Seorang budak yang juga ahli hikmah dan terkenal akan nasihat-nasihat yang disampaikan kepada anaknya.

Kisah Luqman al-Hakim

Beliau juga menjadi orang yang namanya disebut dalam al-Quran di Surat Luqman ayat 12-19. Beliau adalah orang yang suka menyendiri untuk bertafakur, karena dengan begitu, ia akan mudah memahami segala hal, memikirkan kebesaran Allah, dan akan membuka banyak jalan menuju surga.

Nasihat maupun ilmu yang ia sampaikan kepada anaknya, adalah hasil dari bertafakur.

Suatu ketika Luqman berjalan dan melihat para pedagang. Ia pun berkata kepada anaknya bahwa terdapat perdagangan yang tidak akan mendatangkan rugi, yaitu berdagang dengan Allah.

Mendekati ulama dan ahli hikmah, karena hal itu dapat melembutkan hati dan belajar mengenal Allah.

Bangun terlebih dahulu sebelum ayam jantan berkokok. Karena ayam jantan telah bangun sebelum malaikat turun, dan akan berkokok setelah turun. Dan ada anjuran untuk berdoa ketika ayam berkokok.

Larangan untuk bersikap sombong dan takabur, sebagaimana yang tercantum dalam Surat Luqman ayat 18.

Kisah Nyata Islami Tentang Kejujuran

Salah satu cerita nyata islami tentang kejujuran kali ini datang dari masa Khalifah Uman bin Khattab. Kala itu, tinggallah seorang ibu dan anak gadisnya yang sama – sama berprofesi sebagai penjual susu di Madinah.

Suatu hari, harga susu mereka lebih mahal dibanding pedagang lain. Dagangan mereka pun sepi pembeli. Susu murah yang dijual dengan harga murah, oleh pedagang lain, tidak lain karena susu itu dicampur dengan air.

Si ibu sempat ingin berbuat curang seperti halnya pedagang lainnya, karena terdesak kebutuhan ekonomi. Namun Si Anak Gadis menolak, dan mengingatkan ibunya untuk berlindung pada Allah dari berbagai macam kejahatan.

Suatu hari, pedagang lain menghampiri dan menyarankan untuk menurunkan harga susu dan mencampurnya dengan air. Namun Si Ibu menolak walau sudah dibujuk. Akhirnya, salah satu pedagang itu pun merasa dihinakan.

Setelah sholat isya, Khalifah Umar berbincang dengan sahabat yang lain, ia mndengar keluhan dari masyarakat bahwa susu kambing yang dijual di pasar sering terasa encer seperti dicampur air. Beliau berdua pun akhirnya memustuskan untuk menyelidiki.

Sahabat itu akhirnya pergi ke pasar untuk menyampaikan maklumat Khalifah Umar, yang berisi pelarangan mencampur susu kambing dengan air. Pedagang yang mencampur susu dengan air merasa ciut.

Mereka pun mendatangi si ibu dan melabraknya, berprasangka buruk terhadap Si Ibu bahwa dialah yang mengadukan hal ini pada khalifah. Pedagang lain pun mengusir Si Ibu dari pasar.

Akhirnya, Si Ibu dan anaknya berjualan keliling hingga beberapa bulan kemudian. Namun, pedagang curang tidak patah arang, mereka pun menyusun rencana untuk menjual susu murah ke rumah – rumah agar Si Ibu dan anaknya jera.

Malam itu, Khalifah Umar mengumpulkan sahabat-sahabat, untuk melakukan sidak karena masih mendengar keluh kesah masyarakat. Hingga sampai di suatu rumah, Khalifah Umar mendengar percakapan antara Si Ibu dan anaknya, tentang susu kambing.

Keesokan harinya, Khalifah Umar melamar anak gadis penjual susu kambing itu, untuk dinikahkan dengan anaknya, Asim bin Umar. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa dari garis keturunan mereka, lahir Khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang bahkan disebut-sebut sebagai khalifah kelima setelah khalifah Ali bin Abu Thalib.

Kisah Nyata Islami Azab Kubur

Kisah nyata islami azab kubur ini dikisahkan oleh salah satu ulama tabi’in. Kala itu, setelah beliau mengubur adiknya, ia menangis terisak-terisak.

Murid-muridnya pun menegurnya, karena ulama itu sendiri yang mengajarkan untuk tidak boleh menangis terisak-isak. Hingga menyiksa diri ketika ada anggota keluarganya yang meninggal, selain termasuk ke dalam perbuatan jahiliyah, hal itu akan menyiksa si mayat.

Namun, ia menangis bukan karena bermaksud melanggar sunah nabi, namun ia tidak bisa mengontrol, lantaran ada kejadian besar yang terjadi.

Ia pun bercerita bahwa, ia membongkar kuburan adiknya setelah mendengar suara adiknya yang berteriak ketakutan dan kesakitan. Ternyata, ia menemukan rantai yang merah membara melekat pada tubuh adiknya, beliau pun berusaha melepaskan rantai itu, otomatis ia membuat tangannya terkena luka bakar. Cepat beliau sadar, bahwa

itulah azab kubur. Beliau pun menutup kembali kuburan adiknya, yang malas mendirikan sholat.

Kisah Nyata Islami Mengharukan

Kisah nyata islami mengharukan ini berasal dari Abu Qadamah, seorang panglima perang melawan Romawi, dan seorang mujahid muda.

Mujahid muda ini memaksa untuk ikut berperang, walau Abu Qadamah melarangnya. Akhirnya Abu Qadamah mengijinkan, dengan syarat mujahid muda itu harus berada di garis paling belakang, bertugas menyiapkan makanan untuk para tentara.

Ketika tiba waktunya untuk berbuka puasa, Abu Qadamah menghampiri mujahid muda itu, namun ternyata mujahid muda itu tertidur karena kelelahan. Abu Qadamah tidak tega untuk membangunkannya, terlebih lagi ketika ia melihat mujahid muda tersenyum semakin lebar dalam tidurnya. Setelah mujahid muda itu bangun, Abu

Qadamah ingin mengetahui mimpi apa yang menyebabkan mujahid muda itu demikian tersenyum. Mujahid muda itu pun menceritakannya asalkan Abu Qadamah merahasiakannya.

Hari berikutnya, pertempuran semakin sengit. Abu Qadamah tidak dapat menemukan mujahid muda itu seharusnya berada. Ia justru berada digaris depan dan mulai berperang walau ia tidak memiliki kemampuan untuk berperang. Abu Qadamah merasa tertipu.

Setelah perang dimenangkan oleh pihak muslim, Abu Qadamah mencari mujahid muda itu, kemudian ditemukannya mujahid muda itu sudah diujung ahayatnya.

Mujahid itu berkata, bahwa ia telah mendapatkan surga dan bidadari yang menunggunya. Ia berpesan, potongan jubah untuk diberikan kepada ibunya agar bisa meredakan sedih.

Dan ia ingin Abu Qadamah nanti menenangkan adiknya yang masih berusia delapan tahun, serta tidak menunjukkan pakaiannya padanya, karena mujahid muda itu khawatir dengan konsekuensinya.

Kisah nyata islami tentang jodoh yang dialami mujahid muda ini, juga menjadi hadiah dari Allah untuknya karena ia selalu menjaga kesuciannya selama di dunia, akhirnya ia mendapatkan bidadari yang terjaga dan telah menunggunya di surga.

Demikian tentang Inilah Kisah Nyata Islami yang Penuh Hikmah (Bahas Lengkap). Semoga bisa dijadikan contoh sebagai inspirasi Anda semua. Dengan belajar dari kisah-kisah islami diatas semoga bisa menjadi contoh atau suri tauladan untuk Anda bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya. Terimakasih.

√ Tarikh Islam Sebagai Bukti Sejarah Islam Yang Panjang Lengkap

Tarikh Islam Sebagai Bukti Sejarah Islam Yang Panjang Lengkap – Selama ini sudah banyak sekali masa-masa dan perkembangan sejarah Islam yang telah di lalui selama berabad-abad. Hingga akhirnya munculah yang namanya tarikh Islam yang terbagi dalam beberapa masa.

Tarikh ini sangat penting di pelajari oleh kaum muslim. Lalu, bagaimana saja runtutannya?

Tarikh Islam Sebagai Bukti Sejarah Islam Yang Panjang Lengkap

Pada artikel ini, Pengetahuan Islam akan membahas tentang pengertian tarikh, tarikh islam di jaman Rasulullah dan perkembangan tarikh islam. Simak ulasannya Pengetahuan Islam berikut ini

Pengertian Tarikh Dalam Sejarah

Jika berbicara mengenai pengertian tarikh, tentu saja harus di bahas secara terpisah antara pengertian menurut bahasa dan pengertian menurut Istilah sehingga pengertian tarikh dalam sejarah bisa di tangkap sebaik mungkin.

Dan hal ini sangat penting juga menjadi pembahasan sebelum membahas lebih jauh mengenai perkembangan selanjutnya.

Berbicara mengenai tarikh Islam, perlu di ketahui bahwa tarikh merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab. Namun memang sudah cukup familiar di sebutkan di Indonesia. Jika di artikan dalam lingkup bahasa, maka tarikh memiliki makna yang sama sebagaimana sejarah.

Nah, kalau pengertiannya dalam istilah, maka tarikh bisa di artikan sebagai hal-hal yang sudah terjadi di masa lalu, sebagaimana sejarah. Yang lebih jelas lagi, maknanya adalah catanan peristiwa di masa lalu secara lengkap dan teratur mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan objeknya.

Sedangkan kali ini, objek yang akan di bahas adalah agama Islam sehingga menjadi sejarah Islam.

Tarikh Islam Di Masa Nabi Muhammad

Sebagai penyebar Islam pertama kali, tentu saja perjalanan panjang sejarah Islam di mulai dari titik Rasulullah SAW.

Tarikh Islam Nabi Muhammad ini tentu sangatlah penting. Apalagi mengingat perjuangan beliau dan para sahabat yang begitu dahsyat. Dan berikut ini merupakan runtutan singkat tarikh Islam di masa itu.

Awal datangnya Islam di Makkah

Sejarah Islam di masa Rasulullah ini tentu saja di mulai ketika Rasulullah di lahirkan di tahun Gajah. Kemudian, beliau tumbuh dewasa dan menjadi orang yang terpercaya.

Nah, barulah setelah itu beliau menikah dengan Khadijah. Dalam pernikahan tersebut, Rasulullah akhirnya mengurus bisnis yang telah di bangun oleh Khadijah.

Pada usia 40 tahun, maka turunlah wahyu pertama, terpatnya di Gua Hira berupa QS Al-Alaq 1-5. Kemudian Rasulullah mulai menyerukan Islam pada orang-orang terdekatnya.

Termasuk Khadijah dan Abu Bakar. Hingg akhirnya munculah istilah Assabiqunal Awwalun bagi orang-orang yang pertama kali memeluk Islam setelah kelahirannya.

Dakwah di lakukan secara terbuka

Setelah Islam turun dan di dakwahkan pada orang-orang terdekat, Rasulullah akhirnya di perintahkan untuk mendakwahkan Islam secara terbuka.

Namun, dengan faktor sosial dan politik, akhirnya beliau mendapat kecaman keras dan perlawanan dari masyarakat Qurasiy. Bahkan mereka membantah peristiwa Isra’ Mi’raj. Hingga akhirnya beberapa tahun kemudian, Rasulullah Hijrah.

Hijrahnya Nabi ke Madinah

Latar belakang dari hijrahnya Rasulullah ke Madinah ini tidak lain adalah karena masyarakat Makkah sudah tidak bisa di kondisikan lagi. Selain itu, bersamaan dengan sebelum peristiwa ini, ada yang di sebut dengan Ammul husni di mana istri dan paman Rasulullah yang selalu melindungi beliau meninggal dunia.

Nah, dalam hijrahnya ke Madinah, ternyata kaum muhajirin di sambut baik oleh kaum Anshor. Akhirnya Rasulullah pun membangun masyarakat Madinah sebaik mungkin.

Bahkan beliau berhasil mempersatukan berbagai perbedaan yang ada. Bahkan bisa di katakan beliau telah sukses memimpin masyarakat Madinah. Terlebih dengan adanya piagam Jakarta sebagai UU-nya.

Masa peperangan hingga fathul Makkah

Ketika Rasulullah berada di Madinah, karena berbagai faktor, akhirnya di syari’atkanlah perang melawan musuh. Awalnya hanya perang dengan tentara Quraisy.

Namun, akhirnya perang semakin meluas. Sejauh ini pun sudah tercatat banyak sekali perang di masa Rasulullah. Diantaranya seperti perang Badar, perang Mut’ah, perang Uhud dan masih banyak lagi.

Namun, di masa hampir akhir masa kenabian, akhirnya kaum Muslimin berhasil menakhlukkan kembali kota Makkah yang merupakan tempat lahirnya agama Islam.

Penakhlukkan ini di sebut dengan Fathul Makkah. Dan di akhir masa kenabian, Rasulullah wafat di Madinah dan di makamkan tepat di mana beliau wafat, yakni rumah beliau yang sekarang menjadi masjid Nabawi.

Tarikh Perkembangan Islam Secara Singkat

Sejarah Islam tentu saja tidak berhenti di masa Nabi saja. Setelah itu masih banyak catatan yang telah di laluinya.

Dan tarikh Islam singkat setelah wafatnya Rasulullah ada dibawah ini.

  1. Perkembangan di masa Khulafaur Rasyidin

Setelah meninggalnya Rasul, kepemimpinan Islam di pegang para sahabat. Dan sebelum Islam terpecah, ada 4 sahabat yang masuk daftar Khulafaur Rasyidin, yakni Abu Bakar, Umar, Utsman Ali.

Pada masa-masa tersebut Islam masih fokus pada ekspansi dan kodisfikasi Qu’an Hadits. Hingga akhirnya karena masalah politik, masa ini berakhir di tangan Sayyidina Ali.

  1. Perkembangan di masa daulah bani umayyah

Sayyidina Ali kala itu kepemimpinannya di runtuhkan oleh Muawiyah Bin Abu Sufyan dalam peristiwa Tahkim.

Akhirnya, setelah wafatnya beliau, khalifah pun jatuh ke tangan Muawiyah beralih pada kekuasaan daulah Bani Umayyah. Masa ini di jalankan dengan sistem Monarki yang akhirnya runtuh oleh kekuasaan dinasti Abbasiyah di masa berikutnya.

  1. Perkembangan di masa daulah bani Abbasiyah

Daulah Bani Abbasiyah ini di latar belakangi oleh Abu Ja’far Al-Mansyur dan Abu Abbas As-Shaffah. Keduanya merupakan tokoh penting dalam sejarah Islam.

Perkembangan daulah ini pun cukup pesat dalam kurun waktu berabad-abad. Dinasti Abbasiyah mengalami kemajuan di bidang keilmuan yang begitu tinggi, begitu juga untuk ekspansi. Namun akhirnya runtuh karena perang saudara.

  1. Perkembangan di masa kekhalifahan Utsmaniyah

Dalam tarikh Islamiyah yang berkaitan dengan kekhalifahan, masa Turki Utsmani ini merupakan pemegang kekuasaan yang terkahir. Namun, kala itu mereka berhasil mencapai kejayaan umat yang begitu tinggi. Bahkan wilayahnya berhasil menguasai hampir sepertiga dunia.

Masa ini juga berlangsung selama berabad-abad lamanya. Namun, akhirnya runtuh karena faktor internal maupun eksternal. Dan masa kekuasannya berakhir pada tahun 1924 M. Setelah itu, Islam tidak lagi di perintah dari satu kepemimpinan dan masa kekhalifahan pun berakhir. Kini Islam pun telah terpecah menjadi banyak negara di seluruh dunia.

Pentingnya Tarikh Islam Untuk Anak

Sebagai warga Muslim, tentu saja setiap orang harus berusaha mencetak generasi yang akan meneruskan perjuangan para pendahulunya. Dan untuk itu, setiap generasi sangat penting mengenal apa yang namanya sejarah Islam. Dalam hal ini, yang harus menjadi objek utamanya tidak lain adalah kalangan anak-anak.

Tarikh Islam di kalangan anak-anak ini semakin penting lagi jika mengingat saat ini Islam sudah mulai kehilangan kejayaannya. Padahal, beberapa abad lalu, Islam pernah begitu kuat dan berjaya. Oleh karena itu, dalam banyak cerita singkat dan di kemas dengan baik, tarikh Islam untuk anak harus tetap di jaga dan sampaikan. Sehingga rasa cinta mereka akan pada agama akan terus membara.

Demikian ulasan tentang Tarikh Islam Sebagai Bukti Sejarah Islam Yang Panjang Lengkap. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita smeua. Terimakasih.

√ Periodisasi Sejarah Dalam Islam Yang Perlu Kita Ketahui Lengkap

Periodisasi Sejarah Dalam Islam Yang Perlu Kita Ketahui Lengkap – Pada kesempatan ini menjelaskan tentang Periodisasi Sejarah Islam. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan berbagai periodisasi tentang sejarah islam hingga sekarang dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan Pengetahuan Islam berikut ini.

Periodisasi Sejarah Dalam Islam Yang Perlu Kita Ketahui Lengkap

Dalam jurnal tentang “Periodesasi Sejarah Pemikiran Dalam Dunia Islam”,dikutip oleh Munawir Sazali. Bahwa pemikiran Islam dapat diartikan sebagai aktivitas berpikir yang dilakukan oleh umat muslim dan mengacu pada sumber – sumber utama ajaran islam. Dengan demikian nantinya akan menghasilkan tafsir fiqh, tasawuf, falsafah dan lain – lain.

Periodisasi Tentang Sejarah Islam

Hasil pemikiran Islam ini berkembang seiring zaman. Tentu, pemikiran Islam, memiliki karakteristiknya masing – masing di setiap zaman. Periodesasi sejarah Islam penting untuk dilakukan dan dikaji, agar dapat membedakan dengan mudah, karakteristik – karakteristik pemikiran yang dimaksud di setiap zaman, serta lebih sistematis.

Periodesasi tentang sejarah Islam menurut Harun Nasution, dibagi menjadi tiga: periode klasik (650 – 1250 Masehi), pertengahan (1250 – 1800 M), dan modern (1800 – sekarang). Periode klasik dibagi lagi menjadi masa kemajuan Islam 1 (650-1000 M) dan masa Disintegrasi (1000-1250 M).

Namun, perlu diketahui, para sejarawan memiliki perbedaan pandangan mengenai dimulainya sejarah peradaban Islam.

Berikut perbedaan dimulainya sejarah peradaban Islam

  1. Permulaan sejarah ketika Nabi Muhammad SAW diutus untuk menjadi Rasul di Mekah.

Hal ini dikarenakan sudah terbentuk masyarakat Muslim, meskipun belum berdaulat. Namun, merekalah yang menjadi pendukung negara Madinah terbentuk.

  1. Permulaan sejarah adalah ketika negara Madinah sudah berdaulat.

Pendapat ini dirasa memiliki kelemahan, karena batas wilayah administratif cenderung tidak tetap.

Periodisasi Sejarah Islam Klasik, Pertengahan dan Modern

Sebelum membahas periodesasi sejarah Islam Klasik, Pertengahan, dan Modern, akan dibahas singkat mengenai masyarakat Arab pra Islam. Masyarakat Arab pra Islam adalah masyarakat yang memiliki bermacam – macam agama, adat – istiadat, akhlak dan peraturan hidup.

Begitu pun Islam yang diturunkan untuk mengatur segala aspek kehidupan manusia. Namun, peraturan dan hukum – hukum Islam banyak berbeda dengan agama lain yang telah dianut masyarakat Arab pra Islam, sehingga menimbulkan banyak perlawanan.

Sebelum diturunkannya awal kesempurnaan Islam di Gua Hira kepada Nabi Muhammad SAW, di sekitar Laut Tengah (Mediterania) abad ke-6 masehi, ada dua kekaisaran adidaya, yaitu Kekaisaran Romawi dan Persia. Sejak abad ke-6, laut Mediterania telah menjadi tempat persilangan dimana perebutan pengaruh dan budaya etnis dan agama terjadi.

Berikut Periodisasi Sejarah Islam

  1. Periodesasi Sejarah Islam Klasik

Periode ini dimulai sejak zaman Rasulullah Saw. hingga Dinasti Abbasiyah. Sejak kecil, Rasulullah dikenal sebagai orang yang berbudi pekerti luhur. Beliau tidak pernah ikut – ikutan kebiasaan buruk masyarakat kala itu, seperti minum khamr dan berjudi. Karena itulah Rasulullah Saw. diberi julukan al-Amin, yang artinya orang yang dipercaya.

Ketika Rasulullaah di Mekah, dakwah fokus ke pengajaran tauhid, baru setelah hijrah ke Madinah, Rasulullah Saw. membina masyarakat dengan membangun tauhid. Masyarakat Madinah lebih demokratis dibanding dengan masyarakat Mekah.

Hal ini dibuktikan dari diadakannya Piagam Madinah. Ringkasan isi Piagam Madinah oleh Syalabi yaitu:

  • Pengakuan terhadap hak pribadi, keagamaan dan politik
  • Terjaminnya kebebasan beragama
  • Membantu secara moril dan materiil adalah kewajiban penduduk Madinah, baik itu Muslim, Yahudi maupun Nasrani
  • Pemimpin tertinggi Madinah adalah Nabi Muhammad Saw.

Setelah Rasulullah Saw. wafat, tonggak kepemimpinan dilanjutkan oleh al-Khulafa al-Rasyidin. Mereka juga membuat dasar – dasar pemerintahan yang demokratis, membentuk departemen – departemen, dan jabatan lain untukmengurus urusan publik.

Dinasti Umayyah berdiri tahun 661 masehi di Damaskus, oleh Muawiyah bin Abu Sufyan. Pada masa ini, kekuasaan Islam sangat luas, meliputi Spanyol, Afrika Utara, Syria, Palestina, Irak, Jazirah Arab, Persia, sebagian Asia Kecil, Pakistan, Afganistan, Purkmenia, Kirgiztan, dan Uzbekistan.

Selain memperluas wilayah, Dinasti Umayyah juga banyak melakukan perkembangan di bidang pembangunan dan ilmu pengetahuan. Tokoh – tokoh intelektual pada Dinasti Umayyah di antaranya al-Khalil bin Ahmad, Sibawaih, Hasan al-Basri, dan Ibnu Syihab az-Zuhri.

Dinasti Abbasiyah didirikan oleh Abdullah al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn al-Abbas, dan berlangsung pada 750-1258 masehi. Dinasi Abbasiyah berdiri setelah memenangkan pertarungan dengan Dinasti Umayyah.

Dapat dikatakan bahwa pada masa ini, umat Islam berada pada puncak daya cipta, penalaran, dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi, yang nantinya akan menjadi referensi peradaban Barat.

Rumah sakit – rumah sakit juga didirikan dengan menggunakan kekayaan negara, begitu juga pendidikan kedokteran, farmasi, perpustakaan, dan pusat penerjemah.

Tokoh – tokoh intelektual pada masa Dinasti Abbasiyah di antaranya adalah al-Kindi, ar-Razi, al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Maskawih, dan al-Ghazali.

Kemudian beralih ke masa Disintegrasi, di mana negara yang letaknya jauh dari pusat pemerintahan, perlahan – lahan melepaskan diri dan muncul dinasti – dinasti kecil.

  1. Periodesasi Sejarah Islam Pertengahan

Periode sejarah Islam pertengahan dimulai pada abad ke-13 hingga abad ke-18, atau sekitar tahun 1250 – 1800 masehi.

Akhir abad ke-18 menjadi masa kegelapan dunia Islam disebabkan jatuhnya imperium – imperium kesultanan dan perebutan kekuasaan. Selain itu, juga terjadi karena perkembangan sains dan teknologi yang stagnan.

Perkembangan sains dan teknologi yang stagnan, menurut Umer Chapra disebabkan oleh tiga faktor, yaitu:

  1. Dukungan finansial dari negara yang menurun
  2. Sektor swasta tidak berdaya menanggung beban pendidikan
  3. Para rasionalis yang memaksa masyarakat untuk memasukkan pandangan mereka yang notabene bertentangan.

Buku yang ditulis al-Ghazali dan Ibnu Rusyd adalah bukti perdebatan mengenai akal dan wahyu.

  1. Periodesasi Sejarah Islam Modern

Periode sejarah peradaban Islam modern dimulai pada abad ke-18 hingga abad ke-20. Pada periode ini, banyak tokoh muslim yang kemudian sadar, atas sifat jumud pada umat Islam. tokoh – tokoh itu berupaya untuk membawa Islam bangkit kembali. Tokoh – tokoh itu di antaranya Jamaluddin a-Afghani (1839) dan Muhammad Abduh (1849).

Menurut sejarah, awal kebangkitan Islam adalah ketika Napoleon Bonaparte bersama pasukannya mendarat di lembah Sungai Nil pada abad ke-18, atau sekitar tahun 1798 masehi. peristiwa itu menjadi awal dunia Islam mengenal modernitas.

Periodisasi Sejarah Pendidikan Islam

Periodesasi sejarah pendidikan Islam memiliki korelasi dengan periodesasi sejarah peradaban Islam. Dra. Zuhairini, MA, membagi periode tersebut ke dalam lima periode, yaitu:

  1. Pada zaman Nabi Muhammad Saw

Merupakan periode di mana Rasulullah Saw melakukan pembinaan pendidikan Islam.

  1. Periode pertumbuhan pendidikan Islam

Berlangsung sejak zaman Rasulullah Saw. hingga Dinasti Umayyah, periode ini ilmu – ilmu naqliyah berkembang.

  1. Periode kejayaan pendidikan Islam

Berlangsung sejak berdirinya Dinasti Abbasiyah hingga runtuhnya Baghdad. Periode ini ilmu aqliyah berupa ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang serta banyak madrasah yang didirikan.

  1. Periode kemunduran pendidikan Islam

Periode ini terjadi sejak runtuhnya Baghdad hingga keruntuhan Mesir oleh Napoleon Bonaparte. Akhirnya banyak warisan budaya dan ilmu pengetahuan berpindah ke dunia Barat

  1. Periode pembaharuan pendidikan Islam

Ditandai dengan didudukinya Mesir oleh Napoleon Bonaparte. Inilah awal Islam bangkit dari masa kelam.

Selain itu juga ada pendapatan dari tokoh yang lain. Pendapat itu dari Prof. Dr. Hasan Langgulung yang membagi periodesasi pendidikan Islam menjadi empat periode.

Periode Islam menurut Prof. Dr. Hasan Langgulung

  • Zaman Pembinaan Awal
  • Zaman Keemasan
  • Zaman Kemerosotan
  • Zaman Baru

Dengan berberapa tahapan-tahapan sejarah Islam yang terjadi selama proses penyebaran Islam di dunia. islam adalah agama yang termasuk cepat dan luas penyebarannya ke seluruh pelosok dunia.

Demikian informasi tentang Periodisasi Sejarah Dalam Islam Yang Perlu Kita Ketahui Lengkap. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengatahuan untuk kita semua. Terimakasih.

√ Sejarah Ilmuwan Islam yang Berpengaruh Di Dunia (Bahas Lengkap)

Sejarah Ilmuwan Islam yang Berpengaruh Di Dunia (Bahas Lengkap) – Pada kesempatan ini Pengetahuan Islam akan membahas tentang Sejarah Ilmuwan Islam. Yang dalam pembahasan kali ini menjelaskan beberapa tokoh sejarah ilmuwan islam yang berpengaruh di dunia dengan secara singkat dan jelas. Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang ilmuan-ilmuan tersebut, yuk simak ulasan berikut ini.

Sejarah Ilmuwan Islam yang Berpengaruh Di Dunia (Bahas Lengkap)

Tidak dapat di pungkiri, di masa lalu, Islam pernah menjadi penguasa Iptek di belahan bumi ini. Ada banyak juga mengenai sejarah Ilmuwan Islam yang tercatat sejauh dari zaman awal Islam hingga sekarang. Di Indonesia pun ada banyak daftar ilmuan yang berpengaruh di dunia.

Sejarah Ilmuwan Islam yang Berpengaruh Di Dunia

Dalam sepanjang sejarah Islam ada banyak sekali ilmuwan bermunculan. Apalagi saat Islam menjadi kiblat ilmu pengetahuan di era pertengahan. Berikut beberapa ilmuwan islam yang berpengaruh di dunia.

  1. Muhammad Abu Musa Al-Khawarizmi

Jika di tanya siapa ahli matematika, tentu saja Al-Khawarizmi adalah jawaban yang sudah banyak di kenal. Selain ahli bidang Matematika, ternyata beliau juga menguasai bidang Astronomi dan geografi. Nah, ilmuan dari Iran ini sering di sebut juga dengan bapa Algreba.

  1. Ibnu Sina

Jika berbicara mengenai ilmuan Islam dan temuannya, tentu saja Ibnu Sina merupakan orang yang sangat berhubungan dengan hal ini. Beliau adalah seorang ahli bidang kedokteran, filsafat, sains dan masih banyak lagi keahliannya yang begitu mumpuni. Beliau juga di kenal dengan nama Avicena.

  1. Ibnu Haitam

Ibnu Haitam adalah seorang ahli dan ilmuan muslim di bidang optik. Salah satu penemuan besarnya adalah konsep kamera yang tentu saja saat ini sudah sangat berkembang dan banyak di butuhkan. Bahkan, selain bidang tersebut masih ada lagi beberapa bidang yang di kuasainya.

  1. Aljazari

Kalau sebelumnya Ibnu Haitam ahli bidang optik, ilmuan yang satu ini lebih cenderung ke bidang robotika, mekanika dan fluida. Salah satu penemuannya adalah jam gajah. Beliau jugalah yang menemukan konsep robotika modern.

  1. Abu Qasim Al- Zahrawi

Ilmuan yang satu ini merupakan tokoh yang sangat mumpuni di bidang kedojteran, medis, ahli tulang dan ahli bedah. Dan diantara penemuan-penemuannya di bidang tersebut adalah alat bedah serta benang cutgut.

  1. Ar-Razi

Ar-Razi merupakan salah satu pakar muslim di Iran yang juga ahli di bidang kesehatan. Bidang yang di kuasainya adalah penyakit seperti demam, cacar. Alergi asma dan masih banyak lagi.

  1. Jabir Bin Hayyan

Jabid merupakan salah satu tokoh ilmuan Islam dan penemuannya berupa ilmu kimia. Beliau sendiri di Barat di kenal dengan nama Gebert. Dan selain bidang kimia, beliau juga merupakan ahli fisika, logika, mekanika, kedokteran dan masih banyak lagi.

  1. Al-Kindi

Alkindi tentu saja tidak kalah terkenal dari banyak ilmuan lainnya, Beliau merupakan seorang ahli di bidang kedokteran, logika, musik, fisika dan masih banyak lagi. Beliau juga pengarang buku hebat karena setidaknya ada 270 buku yang pernah di karangnya.

  1. Al-Biruni

Tidak jauh berbeda dari Al-Kindi, nama albiruni juga sangatlah melambung tinggi. Beliau memiliki nama asli Abu Raihan Al-Biruni. Sejauh ini ada banyak sekali ilmu yang di kuasainya termasuk ilmu matematika dan ilmu astronomi.

  1. Piri Rais

Kalau ilmuan yang satu ini merupakan peneliti peta dunia dan geografi. Beliau sempat membuat moderl pemetaan menarik yang membuat para ahli satelit keheranan.

Ilmuan Muslim Modern

Jika sebelumnya yang di bahas adalah banyak ilmuan Islam sepanjang sejarah, lalu bagaimana dengan ilmuwan Islam di era modern ini? Perlu di ketahui bahwa ada banyak ilmuwan Islam yang telah lahir matang di era ini. dan diantara nama-nama ilmuan islam modern ini ada nama Muhammad Abdus Salam. Beliau adalah orang pakistan dengan nobel fisikanya di tahun 1979.

Selanjutnya ada juga nama Aziz Sancer yang merupakan seorang pakar biologi molekuler asal Turki. Di tahun 2015, beliau juga berhasil meraih nobel dibidang kimia dengan karyanya. Karya tersebut berkaitan dengan DNA repair secara mekanik. Dan dari Pakistan sebenarnya ada satu nama lagi, yakni Ahmed Hassan Zewail seorang pakar sains Mesir dengan nobel bidang kimia di tahun 1999 nya.

Ilmuwan Muslim Indonesia

tidak hanya menyebar di seluruh dunia, namun tentu saja ada juga daftar ilmuwan muslim Indonesia. Dan berikut ini merupakan biografi ilmuan Islam Indonesia yang harus Anda ketahui. Diantaranya hadir dengan nama-nama berikut.

  1. Eniya Listiani Dewi

Di dunia Sains, mungkin nama ini tidak asing lagi. Beliau adalah salah satu ilmuan Muslim asal Indonesia yang menghabiskan masa pendidikan S1-S3 nya di Jepang. Sejauh ini sudah banyak sekali penghargaan yang di capainya. Dan diantara penemuan-penemuannya adalah ZAFC dan ThamrION.

  1. Ricky Elson

Ricky Elson tentu saja juga tidak kalah hebat. Dalam hal ini beliau memiliki kiprah yang cukup tinggi di dunia Sains. Beliau hidup selama belasan tahun di Jepang dan menghasilkan banyak sekali karya. Karya tersebut tentu saja sudah di patenkan atas nama beliau oleh NIDEC Corporation.

  1. Warsito Purwo Taruno

Beliau adalah seorang ilmuan muslim yang lahir di Karanganyar. Dia adalah seorang penemu ECVT sebagai salah satu teknologi deteksi mutakhir yang saat ini di manfaatkan oleh NASA. Bahkan, di bidang kesehatan beliau juga berhasil menemukan alat pemusnah kanker.

  1. Yogi Ahmad Erlangga

Ilmuwan yang satu ini merupakan ilmuan asal ITB yang akhrinya menyelesaikan gelar PhD nya di Belanda. Ketika masih kuliah di Belanda, berliau berhasil memecahkan rumus Helmholtz yang mana saat in sangat efektif dan cepat untuk pencarian minyak bumi hingga 100 kali lipat.

  1. Khoirul Anwar

Ilmuan Islam terakhir yang sangat berpengaruh di mata dunia selanjutnya adalah Khoirul Anwar. Beliau adalah muslim asal kediri yang berhasil menemukan teknologi 4G LTE. Sinyal ini jauh lebih cepat di bandingkan sinyal 3G dan saat ini semua masyarakat di seluruh dunia bisa merasakan betapa pentingnya penemuan tersebut.

Ilmuwan Muslim Wanita

Ada banyak juga tokoh wanita Islam yang merupakan Ilmuwan Islam wanita di sepanjang sejarah. Diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Al-‘Ijliya

Sejauh ini memang tidam banyak informasi yang menyatakan kisah Al-‘ijliya. Namun, tidak dapat di pungkiri bahwa dia adalah seorang ilmuan dalam Al- Fihrist di bagian informasi dan pembuat peralatan astronomi. Namanya merupakan salah satu dari 16 nama yang ada.

  1. Aishah Binti Abu Bakar

Selanjutnya, Istri Rasulullah yang satu ini tentu saja kecerdasannya sudah tidak dapat di ragukan lagi. Banyak sekali bidang yang di kuasainya. Katakan saja seperti bidang fiqh, bidang sya’ir bahkan bidang kedokteran. Beliau juga merupakan salah satu mufassir wanita kala itu.

  1. Rufaidah Binti Sa’ad

Jika di tanya siapa perawat dan ahli pengobatan wanita pertama di dunia, maka nama ini merupakan jawaban yang tepat. Beliau belajar berbagai teori tentang ilmu kedokteran secara langsung dari ayahnya yang merupakan dokter di Madinah. Akhirnya beliau pun menjadi seorang ahli penyembuh dengan banyak jasa.

Sejarah ilmuwan islam di dunia yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan islam di indonesia atau di dunia. Para ilmuwan tersebut berasal dari berbagai bidang kehidupan dan berpengaruh terhadap perkembangan dunia dari masa ke masa.

Demikian ulasan tentang Sejarah Ilmuwan Islam yang Berpengaruh Di Dunia (Bahas Lengkap). Semoga dapat memberikan manfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

√ Inilah Permulaan Asal Usul Agama Islam (Pembahasan Lengkap)

Inilah Permulaan Asal Usul Agama Islam (Pembahasan Lengkap) – Pada kesempatan ini Pengetahuan Islam akan membahas tentang Permulaan Agama Islam. Yang mana menjelaskan asal usul permulaan agama islam dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini.

Inilah Permulaan Asal Usul Agama Islam (Pembahasan Lengkap)

Berbicara tentang asal usul agama Islam, tidak dapat hanya dengan mengaitkannya dengan kehidupan Nabi Muhammad Saw. Peristiwa turunnya wahyu pertama kali, kepada Nabi Muhammad Saw., di Gua Hira, bukanlah awal dari munculnya agama Islam.

Dalam kajian yang dijelaskan oleh Cak Nun dan Kiai Kanjeng, bahwa peristiwa tersebut bukanlah awal dari munculnya agama Islam, melainkan awal dari kesempurnaan Islam.

Hal itu merupakan penjelasan yang sangat masuk akal, karena para nabi dan rasul sebelumnya, bukan berarti tidak Islam. Pun Rasulullah Saw. bukan berarti tidak Islam sebelum menerima wahyunya.

Padahal Rasulullah SAW. sebelumnya, sudah menjadi manusia yang kamil, manusia yang sempurna. Allah juga tidak mungkin menciptakan sesuatu yang sifatnya tidak Islam. Kun, maka Islam berlangsung, baik di bumi, di langit, maupun di antaranya. Segalanya. Islam bukanlah benda, melainkan perilaku. Perilaku agar selamat di depan Allah SWT.

Sejarah Lahirnya Agama Islam di Arab

Masih sama dengan penjelasan singkat yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa peristiwa turunnya wahyu pertama, adalah awal dari kesempurnaan Islam. Jadi penjelasan selanjutnya bukanlah sejarah lahirnya agama Islam di Arab, melainkan sejarah awal kesempurnaan agama Islam di Arab.

Jadi, dapat diartikan, bisa jadi Islam telah ada di wilayah yang lain, walau belum sempurna. Perlu kita ingat, bahwa jumlah nabi sangatlah banyak.

Sejarah awal kesempurnaan agama Islam di Arab, adalah dimulai sejak Nabi Muhammad Saw. mendapatkan wahyu pertama di Gua Hira, pada 17 Ramadhan tahun 13 sebelum hijriyah, atau lebih tepatnya pada tanggal 6 Agustus 610 masehi. Kalam Allah yang pertama turun, melalui malaikat Jibril, adalah Surat al-Alaq ayat 1 sampai dengan 5. Iqra, bacalah.

Sepulang dari Gua Hira, Nabi Muhammad SAW. menceritakan tentang apa yang telah dialami kepada Khadijah. Setelah Rasulullah Saw. tenang, Khadijah pergi untuk menemui salah satu keluarganya, yaitu Waraqah, paman Khadijah, untuk menceritakan dan menanyakan perihal apa kira – kira yang terjadi. Waraqah sendiri adalah seorang Nasrani dan memiliki banyak pengetahuan tentang naskah kuno.

Dari keterangan Waraqah, dapat disimpulkan bahwa yang datang itu adalah Namus, sebutan lain Jibril. Waraqah juga memberi tahu Khadijah, bahwa akan datang masa ketika suaminya akan diusir dari kampungnya sendiri. Surat al-Muddatsir turun, ketika Rasulullah Saw. sedang tidur. Sejak saat itu, dimulailah dakwah Rasulullah Saw. untuk menyebarkan agama Islam.

Asal Usul Agama Islam di Indonesia

Seperti yang sudah disampaikan di banyak literatur, bahwa ada tiga teori asal usul agama Islam di Indonesia, yaitu teori Gujarat, Persia, dan Arab.

  1. Teori Gujarat

Dicetuskan pertama kali oleh Pijnappel, namun yang lebih terkenal adalah Snouck Hurgronje.

  1. Teori Persia

Hal yang menjadi sorotan dari teori ini adalah karena ada beberapa budaya yang sama dengan Persia. Seperti tradisi Tabut di Sumatera Barat untuk memperingati hari wafatnya cucu Rasulullah Saw., Hasan dan Husein. Di Persia juga ada tradisi ini, dan diperingati setiap tanggal 10 Muharam.

  1. Teori Arab

Pada dasarnya, teori ini menentang dua teori sebelumnya. Karena yang diyakini oleh teori ini, bahwa Islam masuk ke Indonesia sudah sejak sekitar abad ke-7, bukan abad ke-12 atau ke-13. Ada beberapa hal yang menjadi penguatnya, salah satunya adalah sumber dari literatur Cina, menyebutkan bahwa sudah berdirinya pekojan di pesisir pantai Sumatera menjelang seperempat abad ke-7.

Chiu T’hang Shu, kitab sejarah Cina, menyebutkan bahwa, Cina pernah kedatangan kunjungan diplomatik dari orang Arab (Tan mi mo ni’), yang berasal dari daulah islam kepemimpinan Utsman bin Affan.

Perjalanan – perjalanan ini sebenarnya telah dilakukan oleh para pengembara, pelayar, dan pedagang dari Arab maupun Timur Tengah, jauh sebelum penjelajah Eropa melakukan ekspedisinya. Biasanya, orang – orang Arab ini tidak hanya berlayar ke Cina, namun juga termasuk singgah di wilayah nusantara.

Beberapa catatan menyebutkan, duta – duta dari Timur Tengah, seperti duta dari Dinasti Umayyah dan Abbasiyah, sempat mengunjungi wilayah Zabaj atau Sribuza. Zabaz atau Sribuza tak lain adalah Kerajaan Sriwijaya.

Aja’in al Hind, karya Buzurg bin Shahriyar al Ramhurmuzi, tahun 1000, menyebutkan bahwa sudah ada pekojan, atau perkampungan muslim, di wilayah Kerajaan Sriwijaya. Ternyata, Kerajaan Sriwijaya memiliki hubungan diplomatik dengan kekhalifahan, hingga masa khalifah Umar bin Abdul Azis.

Azyumardi Azra mengutip dari buku Al Iqd al Faris, karya Ibn Abd Al Rabbih, bahwa Sri Indravarman, sebagai raja Kerajaan Sriwijaya waktu itu, menuliskan surat kepada khalifah Umar bin Abdul Azis.

Intinya Sri Indravarman meminta untuk mengirimkan seseorang yang dapat mengajarkan kepadanya agama Islam beserta hukum – hukumnya. Hubungan diplomatik tersebut diperkirakan terjadi pada 100 hijriyah, atau pada tahun 718 masehi.

Selain Sriwijaya, daerah lain seperti Aceh dan Minangkabau, juga menjadi tempat untuk memperluas dakwah Islam. Pada periode ini, Islam tidak hanya sebatas masuk pada dunia perdagangan, namun juga merambah ke dunia politik dan tata negara. Seiring berdirinya Kerajaan Perlak dan Samudera Pasai.

Asal Usul Agama Islam di Jawa

Penyebaran agama Islam, tidak hanya berproses di Pulau Sumatera, melainkan juga terproses di tanah Jawa, dengan waktu yang kurang lebih bersamaan. Menurut Prof. Hamka, asal usul agama Islam di Jawa, yaitu ketika sahabat Rasulullah, yaitu Muawiyah bin Abu Sofyan, diam – diam melanjutkan perjalanannya hingga ke Jawa, di tengah misinya menjadi duta untuk Cina.

Beliau menyamar sebagai seorang pedagang dan melakukan pengamatan. Tempat yang didatangi kala itu adalah Kerajaan Kalingga. Sejak itu, agama Islam berproses, hingga ke masa Wali Songo. Wali Songo memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa, terlebih lagi, dalam menanamkan pondasi pemerintahan Islam.

Selain Kerajaan Demak, yang kala itu menjadi kerajaan besar bercorak Islam di tanah Jawa, wilayah Giri di Gresik Jawa Timur yang dipimpin oleh Sunan Giri.

Keberadaan sunan Giri juga tidak dapat dilepaskan kontribusinya, dalam penyebaran agama Islam. Sunan Giri, atau Raden Paku, atau Maulana Ainul Yaqin ini, membangun wilayah Giri menjadi pusat dakwah dan tempat kader – kader pendakwah ditempa.

Begitu kuatnya pengaruh agama dari wilayah Giri, Kerajaan Majapahit yang saat itu menguasai tanah Jawa, tidak dapat menghapusnya. Selang waktu berlalu dan Majapahit melemah, Kerajaan Demak berdiri.

Bergiilir setelah Kerajaan Demak runtuh, berdirilah Kesultanan Pajang, yang kemudian jatuh ke Kerajaan Mataram.

Wilayah Giri tetap memiliki perannya sendiri, walaupun berdiri pemerintahan Islam yang baru. Saat Kerajaan Mataram dipimpin oleh Sultan Agung, kerajaan ini tidak lagi memegang prinsip Islam.

Sehingga membuat wilayah Giri menentukan sikap dan mendukung Bupati Surabaya berontak pada Kerajaan Mataram.

Kedatangan penjajah Belanda, membuat kekuatan Islam melemah. Walaupun demikian, Islam yang telah tertanam dengan semangat jihadnya di tanah Jawa, menggerakkan banyak perlawanan terhadap penjajah. Perlawanan ini tidak hanya terjadi di Jawa, namun juga terjadi di berbagai wilayah di nusantara.

Demikianlah ulasan tentang Inilah Permulaan Asal Usul Agama Islam (Pembahasan Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

√ Inilah Metode Dakwah Islamiah Ala Rasulullah (Bahas Lengkap)

Inilah Metode Dakwah Islamiah Ala Rasulullah (Bahas Lengkap) -Pada kesempatan ini menjelaskan tentang Metode Dakwah. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan bagaimana metode dakwah islam yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak ulasan Pengetahuan Islam berikut.

Inilah Metode Dakwah Islamiah Ala Rasulullah (Bahas Lengkap)

Di era yang tanpa batas ini, informasi dapat diakses kapan dan di manapun yang Anda mau. Termasuk dakwah islamiah dari berbagai media konvensional maupun daring, baik itu koran, majalah, instagram, maupun youtube. Beragam isi yang disampaikan, mulai dari fiqh, hukum islam, ekonomi islam, hingga yang berhubungan dengan akhlak.

Beberapa Metode Dakwah Islamiah

Dari berbagai definisi dakwah yang ada, dapat disimpulkan bahwa dakwah adalah komunikasi, namun komunikasi belum tentu dakwah. Isi dan orientasi, itulah perbedaanya. Pengertian islami menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bersifat keislaman, yang mana pengertian ini cenderung mengarah pada akhlak.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa dakwah islam adalah komunikasi informatif mengenai akhlak berdasarkan nilai–nilai ajaran Islam. Baik itu akhlak terpuji (akhlakul karimah) maupun akhlak tercela (akhlakul mazmumah). Di bawah ini adalah ulasan singkat mengenai contoh akhlak yang dapat Anda simak:

Dakwah Islam Tentang Sabar

Ketika masalah ataupun keadaan sulit menimpa, bersabarlah. Hal itu adalah salah satu cara yang diajarkan Islam untuk menghadapinya. Dalil sabar menurut Al-Quran selalu didengungkan dalam dakwah islam tentang sabar, yaitu pada Surat Al-Baqarah ayat 153, yang mana sabar dan shalat dapat dijadikan penolong, karena orang–orang yang sabar akan disertai oleh-Nya.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin membagi sabar menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Sabar dalam prosesnya untuk selalu taat pada Allah.

Contoh dari sabar dalam prosesnya untuk selalu taat pada Allah Swt di antaranya adalah sabar dalam menuntut maupun mengamalkan ilmu, karena sama sekali bukan hal yang mudah.

Syaikh Nu’man pun sepakat dengan hal ini. Yahya bin Abi Katsir sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim, berpendapat yang intinya ilmu itu tidak akan bisa didapatkan jika terlalu banyak berleha–leha, tidak berusaha.

  1. Sabar untuk selalu berusaha menjauhi apa yang dilarang dan dimurkai-Nya.

Berdasarkan riwayat Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr, bahwa melawan diri sendiri dan hawa nafsu adalah salah satu bentuk jihad. Maka juga diperlukan kesabaran untuk memeranginya.

  1. Sabar menghadapi takdir berupa ujian maupun cobaan yang menimpa

Tidak ada di dunia ini, yang tidak luput dari takdir-Nya. Baik itu berupa kenikmatan, maupun ujian. Dewan Dakwah Islam Indonesia dalam laman resminya, telah memberikan solusi bagi Anda yang sedang ditimpa ujian ataupun cobaan.

Hal yang perlu diingat adalah Allah tidak akan menguji makhluk di luar kemampuannya, pun juga tidak akan membiarkan makhluk tidak diuji.

Ujian maupun cobaan dalam hidup ada, semata–mata untuk meningkatkan derajat keimanan di hadapan-Nya. Tidak ada yang salah dengan kesedihan, hanya saja juga tidak baik jika terlarut ke dalamnya.

Dakwah Islam Tentang Ibu

Ada sebuah kisah dari Yuanling, Hunan, Cina. Seorang ibu rela menggendong anaknya yang memiliki cerebral palsy, berangkat ke sekolah setiap hari, sejak 2006, demi memiliki kesempatan yang sama dengan anak sebayanya. Pun menahan lapar karena harus menyisihkan uang untuk pengobatan.

Dalam salah satu hadis riwayat Imam Al-Bukhari menyebutkan bahwa seorang sahabat, Abdullah ibn Umar, melihat seorang pemuda yang menggendong ibunya ke mana pun si ibu mau dan thawaf di Kakbah.

Kemudian pemuda tersebut menanyakan kepada Abdullah ibn Umar, apakah perbuatannya tersebut sudah membalas jasa ibunya. Namun Abdullah ibn Umar justru menjawab bahwa belum sama sekali walau setetes.

Contoh kisah di atas hanyalah sedikit dari sekian kisah pengorbanan seorang ibu untuk anak-anaknya. Akan tetapi, belum tentu seorang anak dapat membalas kebaikan yang telah dilakukan orang tua padanya.

Ada juga kisah lain dari seorang ulama besar di zamannya, memiliki jamaah ratusan hingga ribuan orang dan ibu berumur senja yang kurang sehat akalnya, bernama Haywah bin Suraih.

Suatu ketika Haywah bin Suraih harus meninggalkan pengajian besar karena di tengah-tengah acara, Sang Ibu menyuruhnya untuk memberi makan ayam-ayam di rumah. Setelah itu, barulah ia kembali ke pengajian untuk memulai kembali.

Sebelum pulang untuk memberi makan ayam, Haywah berkata bahwa mengajar hukumnya sunah sementara berbakti kepada ibu adalah suatu kewajiban. Seorang ulama besar bahkan rela berbuat demikian demi ibunya. Kisah dalam dakwah islam tentang ibu ini juga pernah disampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki dalam pengajiannya.

Dakwah Islam Berbakti kepada Orang Tua

Berbakti kepada kedua orang tua, tertera jelas dalam firman Allah di Surat Luqman ayat 14. Ibu, yang sudah mengandung kurang lebih sembilan bulan lamanya, mengasuh, mendampingi, menimang, ketika sama sekali belum ada daya pada diri kita. Maka tidak heran jika pintu surga ada di bawah telapak kakinya.

Dakwah islam tentang berbakti kepada orang tua yang Ustadz Hanan Attaki siarkan menyebutkan bahwa ibu adalah pintu surga, dan ayah adalah kuncinya.

Memang urutan pihak yang yang paling berhak mendapatkan bakti tertinggi hingga disebutkan sebanyak tiga kali adalah ibu, namun sama sekali tidak dapat dilepaskan peran seorang ayah, bekerja siang malam untuk memastikan perut kita tidak kelaparan.

Birul walidain. Bersyukur dengan apa adanya orang tua, otomatis akan bersyukur pada Allah dan akan mendapatkan ridho-Nya. Demikian kurang lebih yang disampaikan oleh Ibnu Abbas.

Demikianlah ayat-ayat Allah menerangkan bahwa betapa pentingnya kedudukan orang tua. Bahkan ketika dalam kondisi marah pun, tetap dianjurkan untuk berkata lemah lembut dan merendahkan diri serta merasa tidak lebih tahu dibanding mereka.

Banyak dakwah yang menerangkan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap orang tua, sebagai ganti ketidakmampuan untuk membalas jasa-jasa mereka.

Bagi Anda yang masih memiliki orang tua, muliakanlah kedudukannya, bertutur kata lembut, dan melempar senyum, karena ketika mereka telah tiada, maka akan hilang satu kesempatan lain untuk mendapatkan keajaiban dalam hidup.

Terlebih lagi ketika mereka semakin tua, pun kondisi fisik dan mental mereka juga akan melemah. Maka, akan semakin sering pula Anda akan mendengar dan berhadapan dengan ‘kerewelan’ dan ‘kemanjaan’ mereka. Karena pada dasarnya, yang mereka butuhkan adalah kehadiran dan kesediaan kita untuk menemani, bukan lagi kemewahan dan harta benda.

Allah berfirman dalam Surat Al–Isra’ ayat 23,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Artinya :

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

Juga di dalam Surat Al – Isra’ ayat 24,

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Artinya :

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, kasihinilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil’.”

Berbakti kepada kedua orang tua juga akan memperpanjang umur atau justru akan mendapatkan kebahagiaan di sepanjang hidup, serta meluaskan pintu rezeki.

Dakwah islamiah yang bisa menjadi tambahan pengetahuan Anda. Dalam islam kita dianjurkan untuk menyampaikan kepada orang walau hanya 1 ayat. Kita juga dianjurkan untuk saling nasehat menasehati dalam kebaikan. Jadi dengan mengetahui banyak cerita islam, maka bisa menjadi bahan untuk dakwah atau membaginya kepada sesama.

Demikian ulasan tentang Inilah Metode Dakwah Islamiah Ala Rasulullah (Bahas Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.