Tuntunan Sholat Doa Istikhoroh Waktu Dan Manfaatnya

Tuntunan Sholat Doa Istikhoroh Waktu Dan Manfaatnya – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Sholat Itikhoroh. Yang meliputi tata cara sholat istikhoroh doa dan manfaatnya dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Tuntunan Sholat Doa Istikhoroh Waktu Dan Manfaatnya

Memohon petunjuk dan pertolongan kepada Allah SWT. terhadap semua permasalahan hidup dan kehidupan yang menimpa ini adalah bagian terpenting dan terbaik untuk lebih memastikan langkah selanjutnya. Maka dalam hal ini Islam sendiri telah menganjurkan salah satu amalan penting yang senantiasa mampu memberikan jalan dan titik terang dalam memutuskan mengambil tindakan untuk kedepannya.

Amalan tersebut adalah sholat istikhoroh, yang berarti meminta untuk ditunjukkan pilihan yang sesuai dan tepat dengan tuntunan agama. Sebagaimana yang telah diterangkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. diriwayatkan dari Jabir ibnu Abdillah RA.:
اذ هم احدكم بلأمر فليركع ركعتين ثم ليقل : اللهم….

Artinya : “Jika diantara kalian hendak melakukan perkara/urusan, maka rukuklah (shalatlah) dua rakaat kemudian berdoa…” (HR. Bukhori).

Maka dari itu kiranya penting kita sebagai umat islam untuk lebih selektif dan perspektif dalam menentukan pilihan mulai dari jodoh, karir dan semua hal dalam kehidupan ini yang membutuhkan kepastian. Selain bisa menentukan apa yang harus dikerjakan dan dilakukan kedepannya. Sholat istikhoroh adalah salah satu sunnah baginda Rasulullah SAW. yang senantiasa dituruti dan diamalkan oleh semua umatnya.
Adapun tata cara pelaksanaannya mulai dari niat, doa dan amalan sholat istikhoroh itu sendiri tidak jauh berbeda dengan sholat-sholat sunnah lainnya. Hanya saja ada anjuran dan keunggulan khusus dalam waktu pelaksanaan sholat istikhoroh tersebut. Dengan melalui pengamalannya itu, upaya kita dalam mendapatkan petunjuk Allah SWT. melalui amalan sholat istikhoroh itu bisa lebih jelas lagi.
Sebagaimana yang diriwayatkan dalam keterangan hadits tersebut yang didalamnya terdapat kata “al-amr” yang berarti perkara atau urusan yang mengandung makna umum. Dengan demikian berbagai perkara wajib tidak perlu di istikhorohi. Sebab kita tidak punya pilihan lain, yakni yang wajib harus dilakukan dan yang haram harus ditinggalkan. Tidak perlu istikharah apakah akan mengerjakan shalat atau tidak misalnya.

Berikut doa sholat istikhoroh

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ هَذَا الأَمْرَ – ثُمَّ تُسَمِّيهِ بِعَيْنِهِ – خَيْرًا لِى فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – قَالَ أَوْ فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – فَاقْدُرْهُ لِى ، وَيَسِّرْهُ لِى ، ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – فَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِىَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ، ثُمَّ رَضِّنِى بِهِ »

 Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilhan yang tepat kepadamu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. aku memohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau Mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal ghaib. Ya Allah apabila mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih bai dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku sekseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku. maka singkirkan persoalan tersebut dan jauhkan aku dari padanya. Takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada. Kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku.”

Demikianlah tentang Tuntunan Sholat Doa Istikhoroh Waktu Dan Manfaatnya. Semoga ulasan tersebut dapat memberikan manfaat sehingga dapat memberikan petunjuk kepada kita semua. terima kasih

√ Panduan Bacaan Doa Bepergian Jauh Agar Diberi Keselamatan

Panduan Bacaan Doa Bepergian Jauh Agar Diberi Keselamatan – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang  bacaan doa ketika berpergian dan doa ketika sampai ditujuan lengkap beserta latin dan terjemahnya dengan lengkap dan mudah dipahami. Pasti kita sering melakukan perjalanan baik itu dalam perjalanan jauh maupun dekat, namun terkadang kita lupa untuk membaca doa ketika hendak berpergian dan doa ketika sampai di tempat tujuan.

Apabila kita melakukan perjalanan jauh maupun dekat hendaklah membaca doa berpergian agar Allah SWT melindungi kita dari segala bahaya yang ada dalam perjalanan. Serta melindungi keluarga yang sedang kita tinggalkan sampai tujuan. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Panduan Bacaan Doa Bepergian Jauh Agar Diberi Keselamatan

Bagi orang yang ingin melakukan safar hendaknya belajar mengumpulkan bekal doa yang bermanfaat. Salah satunya yaitu dengan membaca doa bepergian atau doa safar. Agar kita terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan ketika berada di perjalanan jauh.

Doa Safar dan Naik Kendaraan merupakan doa meminta keselamatan dan perlindungan ketika kita sedang berada dalam perjalanan jauh, dengan kita mengamalkan doa safar ini maka kita akan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Membaca doa ketika melakukan perjalanan

Kesempatan berada dalam perjalanan ini hendaknya dipergunakan untuk memperbanyak doa perjalanan arab, untuk kebaikan dunia maupun akhirat. Selain itu juga untuk mendoakan orang-orang yang ditinggali.

Rasulullah bersabda:

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Artinya :

“Tiga jenis doa yang dikabulkan dan tidak diragukan lagi, (yaitu) doa orang yang dizhalimi, doa orang yang bepergian dan orang tua (ayah) yang mendoakan (kejelekan) atas anaknya.” (Hadits Abu Daud Nomor 1313)

Tahapan Membaca Doa Safar

Sahabat, dalam melakukan perjalanan sebaiknya kita memperhatikan tahapan doa berikut ini. Agar diberi perlindungan dan keselametan oleh Allah SWT hingga sampai tujuan. Berikut tahapan doa safar:

1. Doa Keluar Rumah

Sebelum pergi sesaat setelah keluar dari rumah, alangkah baiknya jika membaca doa keluar rumah.

بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه

“Bismillaahi Tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaah .”

Artinya:

“Dengan menyebut asma Allah aku menyerahkan diri pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain (milik) Allah.”

2. Doa Ketika Bepergian

Berikut ini adalah doa hendak melakukan berpergian jauh maupun dekat beserta latin dan artinya.

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

Allohumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Allohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fiil ahli

Artinya:

“Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga”

Kemudian jika kita sudah sampai ditempat tujuan hendaklah kita juga membaca doa ketika sampai di tempat tujuan. Dengan membaca doa ketika sampai di tujuan ini semoga Allah Swt, melindungi kita dari kejahatan, marabahaya, dan diberi kebaikan dari tempat tersebut. berikut ini adalah doa ketika sampai di tempat tujuan lengkap dengan artinya.

3. Doa Naik Kendaraan

Berdo’a sebelum bepergian sangatlah penting agar selama perjalanan senantiasa dijaga oleh Allah dari hal-hal yang membahayakan keselamatan kita. Oleh karena itu, hendaknya membaca do’a terlebih dahulu sebelum melakukan bepergian.

Dibawah ini adalah cuplikan dari bacaan beserta artinya yang sudah kami sebagaimana berikut:

Doa Sebelum Naik Kendaraan Darat Beserta Artinya

Saat menaiki kendaraan dan sebelum kendaraan melaju alangkah baiknya untuk membaca doa berikut ini:

بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا ومُرْسَاهَا، إنَّ ربّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ وَمَا قََدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

Artinya:

“Dengan nama Allah di waktu berangkat dan berlabuh sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya. Padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya di hari kiamat dan langit digulung dengan kekuasaan-Nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari yang mereka Persekutukan.

Doa Sebelum Naik Kendaraan Laut Beserta Artinya

بِسْمِ اللهِ مَجْرَهَا وَمُرْسَهَآاِنَّ رَبِّىْ لَغَفُوْرٌرَّحِيْمٌ

Bismillaahi majrahaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim

Artinya :

“Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

5. Doa Di Dalam Kendaraan

Saat berada di dalam kendaraan dan kendaraan yang anda naiki mulai bergerak, bacalah doa berikut ini:

سُبْحَانَ الَّذي سَخَّرَ لَنا هَذَا وَما كُنَّا لَهُ مُقْرِنينَ، وَإِنَّا إلَى رَبِّنَا لَمُنْقََلِبُونَ

اللَّهُمَّ إنَّا نَسألُكَ فِي سفَرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنْ العَمَلِ ما تَرْضَى

اللَّهُمَّ إني أعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وكآبَةِ المَنْظَرِ، وَسُوءِ المُنْقَلَبِ في المَالِ والأهْلِ وَالوَلَدِ

“Subhaanalladzii sakhkhorolanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muq riniinna wa innaa ilaa rabbanaa lamunqolibuun”

Diteruskan, “Allahumma innaanasaluka fii safarinaa hadzaal birru wat taqwaa wa min ‘amali maa tardhoo”

Lanjutkan dengan kalimat terakhir, “Allahumma innii a’uudzubika min wa’tsaais safari wa kaabatil manzhori wa suuilmunqolabi fiil maali wal ahli wal waladi ”

6. Doa Ketika Singgah Di Suatu Tempat (Transit)

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“a’uudzubikalimaatillahit tammaati min syarri maa kholaq”

Artinya:

“aku berlindung kepada dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan mahluk-Nya.”

7. Doa Ketika Sampai Tempat Tujuan

اللَّهُمَّ إنِّيْ أَسْألُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهاَ وَشَرِّ أَهْلِهَا  وَشَرّ مَا فِيهَا

Allaahumma innii as aluka lhairohaa wakhairo ahlihaa wakhairo maa fiihaa wa a’uudzubika min syarrihaa wa syaarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa

Artinya:

“Ya Allah, saya mohon kepada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya. Saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada di dalamnya”

Itulah doa berpergian baik jauh maupun dekat serta doa ketika sampai di tempat tujuan. doa tersebut alangkah baiknya di hafalkan dan di amalkan dengan membacanya ketika kita hendak bepergian dan ketika sampai di tempat tujuan.

Agar Allah Swt melindungi kita ketika berpergian, melindungi keluarga yang sedang kita tinggal, dan dilindungi dari bahaya dan kejahatan dari tempat tersebut dan jangan lupa pada saat naik kendaraan membaca doa naik kendaraan. semoga doa diatas bisa bermanfaat.

Demikianlah penyampaian Panduan Bacaan Doa Bepergian Jauh Agar Diberi Keselamatan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua maka dari itu Jagalah Iman Dan Taqwa kita. Terimakasih

Doa Masuk Dan Keluar Dari WC/Kamar Mandi Lengkap

Doa Masuk Dan Keluar Dari WC/Kamar Mandi Lengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan Doa MAsuk Dan Keluar Wc. Yang meliputi doa masuk dan keluar dari wc atau kamar mandi, bacaan doa dan hadist anjuran berdoa dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Doa Masuk Dan Keluar Dari WC/Kamar Mandi

Sebagai umat islam setiap perbuatan atau tindakan alangkah baiknya diiringi dan diakhiri dengan niat dan doa agar Allah Swt, melindungi kita dari hal-hal buruk yang akan menimpa dan dilancarkan dalam urusannya. begitu banyak doa dalam agama islam untuk melakukan suatu perbuatan, dari doa hendak makan, doa akan tidur, doa masuk masjid, dan masih banyak lagi bahkan sulit untuk menghitungnya. sebagai seorang muslim patutnya kita bangga dan bersyukur akan hal itu.

Wc/Toilet/Jamban/Kakus Sudah kita ketahui bahwa WC atau toilet merupakan tempat yang kotor, tempat berbagai macam kuman dan sumber penyakit berada di tempat ini, karena toilet adalah tempat membuang hajat baik itu hajat besar maupun hajat kecil. selain itu toilet juga dihuni oleh setan, maka dari itu kita di anjurkan untuk berdoa pada saat masuk maupun keluar dari Wc.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini akan berbagi Doa masuk dan keluar dari WC atau Toilet agar kita terhindar dari godaan setan laki-laki maupun perempuan, jadi sangat di anjurkan untuk berdoa pada saat memasukinya dan keluar.

Berikut ini adalah lafadz bacaan doa masuk dan keluar dari Wc/toilet/kamar mandi lengkap beserta latin dan terjemahnya.

Bacaan Doa Masuk WC/Kamar Mandi

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ
Alloohumma Innii a’uudzubika minal khubutsi wal khobaaitsi

Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan perempuan”

Doa diatas dibaca ketika akan masuk ke WC/kamar mandi dengan mendahulukan kaki kiri, doa tersebut dibaca agar kita terhindar dari godaan syaitan laki-laki maupun perempuan, pada saat kita berada di dalam sedang membuang hajat. pada saat ingin keluar dari Wc/Kamar mandi kita juga dianjurkan berdoa, berikut ini adalah bacaan Doanya.

Bacaan Doa Keluar WC/Kamar Mandi

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ
Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.

Artinya:
“Dengan mengharap ampunanMu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

Doa diatas dibaca ketika akan keluar dari Wc atau kamar mandi dengan mendahulukan kaki kanan. sebagai rasa bersyukur kepada Alloh Swt atas nikmat yang kita peroleh, yang telah menghilangkan kotoran yang ada pada tubuh kita, dan supaya terbebas dari kotoran atau sumber penyakit yang ada di dalam Toilet.

Berikut ini adalah Hadist tentang Anjuran berdoa ketika masuk dan keluar dari WC atau kamar mandi

Hadist anjuran berdoa saat masuk ke Wc atau kamar mandi.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , كَانَ إذَا دَخَلَ الْخَلَاءَ قَالَ : اَللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Artinya:
“Anas bin Malik Ra. Menuturkan “jika Rosulullah Saw hendak masuk WC, beliau berdo’a, “Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khabaits” ( ya Allah, aku berlindung kepadamu dari setan laki- dan setan perempuan”.(HR. Bukhari)

Hadist anjuran berdoa pada saat keluar dari WC/kamar mandi

أَنَّ النَّبِىَّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- كَانَ إِذَا خَرَجَ مِنَ الْغَائِطِ قَالَ : غُفْرَانَكَ

Artinya:
“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa setelah beliau keluar kamar mandi beliau ucapkan “ghufronaka” (Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu).”

Itulah Doa Masuk Dan Keluar Dari WC/Kamar Mandi Lengkap, doa ini alangkah baiknya di hafalkan. semoga doa diatas bisa bermanfaat terutama bagi yang belum hafal.

Pengertian Sholat Witir, Tata Cara, Dan Bacaan Niat

Pengertian Sholat Witir, Tata Cara, Dan Bacaan Niat – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Sholat Witir. Yang meliputi pengertian sholat witir, tata cara, dan bacaan niat dalam sholat witir dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Sholat Witir

Sholat Witir adalah sholat sunah yang di kerjakan pada waktu malam hari sebagai penutup sholat sunah malam, misalnya sholat tahajud,sholat hajat, sholat tarawih dan sholat sunah lainya pada waktu malam hari.

Sholat witir jumlah rakaatnya ganjil bisa di kerjakan satu rakaat, tiga rakaat, lima rakaat, tujuh rakaat, sembilan rakaat, atau sebelas rakaat. berikut ini adalah hadist yang diriwayatkan oleh bukhari dan muslim tentang sholat witir sebagai penutup sholat malam

عَنِ ابْنِ عُمَرَرَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِجْعَلُوااْلوِتْرَاٰخِرَصَلاَتِكُمْ

رواه البخارومسلم

Artinya:
Dari Ibnu Umar r.a. bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda,” jadikanlah sholat Witir sebagai penutup sholatmu di waktu malam” (H.R Bukhari dan Muslim)

Sholat Witir merupakan sholat sunah muakad, yaitu sholat sunah yang sangat dianjurkan, sholat witir sebaiknya dikerjakan pada akhir malam jika khawatir tidak bisa bangun malam, dan juga boleh di kerjakan pada awal malam. berikut adalah bunyi hadistnya.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ خَافَ اَنْ لَايَقُمَ اٰخِرَالَّيْلِ فَلْيُوْتِرْ اَوَّلَهُ وَمَنْ طَمَعَ اَنْ يُوْتِرَاٰخِرَالَّيْلِ فَاِنَّ الْصَلَاةَاٰخِرَالَّيْلِ مَشْهَوْدَةٌ وَذٰلِكَ اَفْضَلُ رواه مسلم

Artinya:
Rasullullah Saw, bersabda. ” Barang siapa khawatir tidak dapat bangun pada akhir malam, hendaklah sholat Witir pada awal malam. Barang siapa yang menginginkan sholat Witir pada akhir malam, sesungguhnya sholat pada akhir malam itu di saksikan (malaikat) dan itu lebih utama” (H.R Muslim)

Tata cara mengerjakan sholat witir

Untuk cara mengerjakan sholat witir adalah sebagai berikut:

  1. Jika ingin mengerjakan sholat witir tiga rakaat boleh dikerjakan dengan dua kali salam yaitu sholat pertama dua rakaat kemudian salam dan sholat yang kedua satu rakaat kemudian salam. bisa juga mengerjakan sholat witir tiga rakaat dengan satu kali salam. 
  2. Jika ingin mengerjakan sholat witir lima rakaat, tujuh rakaat, sembilan rakaat atau sebelas rakaat, boleh dikerjakan setiap dua rakaat salam, dan untuk yang terakhir satu rakaat salam atau tiga rakaat salam tanpa tasyahud awal. 

Sedangkan untuk bacaan dan gerakan sholat witir dilakukan seperti sholat fardu, yang berbeda hanya niatnya

Bacaan niat sholat witir

Berikut ini adalah niat sholat witir yang di kerjakan secara berjamaah baik itu menjadi imam maupun makmum berserta latin dan terjemahnya.

Niat Sholat Witir 1 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا / اِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى


Usholli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan ( ma’muuman/imaaman ) lillahi ta’aala

Artinya:
“Saya niat sholat sunah witir satu rakaat menghadap kiblat (sebagai ma’mum/imam ) karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Witir 2 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا / اِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى


Usholli sunnatal witri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan ( ma’muuman/imaaman ) lillahi ta’aala

Artinya:
“Saya niat sholat sunah witir dua rakaat menghadap kiblat (sebagai ma’mum/imam ) karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Witir 3 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا / اِمَامًا) ِللهِ تَعَالَ

Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman ) lillahi ta’aala

Artinya:
“Saya niat sholat sunah witir tiga rakaat menghadap kiblat (sebagai ma’mum/imam ) karena Allah Ta’ala”

Kemudian jika mengerjakan sholat witir sendiri maka niatnya sebagai berikut

Niat Sholat Witir 2 Rakaat


اُصَلِّى سُنَّةً الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى


Usholli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati lillahi ta’aala

Artinya:
“Saya niat sholat witir satu raka’at menghadap kiblat karena Allah ta’ala”

Untuk Niatnya di sesuaikan dengan berapa jumlah rakaat sholat witir yang akan di kerjakan.

Itulah Pengertian Sholat Witir, Tata Cara, Dan Bacaan Niat dan juga tata cara mengerjakan sholat witir semoga apa yang tertera diatas bisa bermanfaat bagi pembaca.

Cara Berbakti Dan Bacaan Doa Kepada Orang Tua

Cara Berbakti Dan Bacaan Doa Kepada Orang Tua – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan Cara dan Doa Kepada Orang Tua. Yang meliputi tata cara dan bacaan doa berbakti kepada kedua oarang tua dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Cara Berbakti Kepada Orang Tua

Kedua orang tua kita yaitu bapak dan ibu adalah orang yang paling berjasa dalam hidup kita. mereka lah yang merawat kita sejak baru lahir hingga tumbuh dewasa tanpa meminta imbalan kepada kita. tanpa mereka belum tentu kita bisa seperti sekarang. mereka pula yang memberikan cinta, kasih dan sayang yang murni kepada kita, mereka juga rela berkorban untuk kita tanpa meminta balasan sedikitpun.

Oleh karena janganlah kita membuat marah atau kecewa orang kedua orang tua kita, karena keridhoan Allah Swt, tergantung pada keridhoan orang tua, dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua, maka dari itu sayangi dan hormatilah mereka.

رِضَى اللهِ فِى رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسُخْطُ اللهِ فِى سُخْطِ الْوَالِدَيْنِ

Artinya:
“Keridhaan Allah itu tergantung pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua” (H.R Tabrani)

Dari hadist diatas dijelaskan bahwa Allah Swt, akan meridhai atau memurkai kita menurut keridhaan atau kemurkaan orang tua.

Walaupun orang tua kita tidak meminta balasan atas jasa-jasa mereka kepada kita sebagai anak. namun sudah kewajiban kita sebagai anak menghormati, menyayangi dan mencintai mereka kembali. walaupun semua yang kita berikan tak akan mampu membalas semua jasa-jasa dan kasih sayang mereka. salah satu kewajiban seorang anak kepada orang tuanya ialah mendoakan mereka, baik yang masih ada maupun yang sudah tidak ada (meninggal dunia). sedangkan untuk bacaan doa untuk kedua orang tua lengkap dengan latin dan terjemahnya adlah sebagai berikut.

Cara berbakti kepada orang tua

  1. Kita harus sopan dan hormat kepada kedua orang tua.
  2. Harus mematuhi perintah keduanya selama tidak bertentangan dengan agama, jika perintahnya bertentangan dengan agama kita tidak perlu mematuhinya.
  3. Tidak boleh berkata kasar kepada mereka
  4. Wajib mengikuti nasihat keduanya. apabila ditegur, kita harus sadar bahwa perbuatan yang kita lakukan tidak diridhai oleh orang tua.
  5. Membantu pekerjaan mereka dalam kegiatan sehari-hari.
  6. Harus menjaga nama baik kedua orang tua dengan cara selalu berbuat baik.
  7. Wajib menjaga keduanya apalagi kalau orang tua kita sudah tua dan renta.

Apabila orang tua kita sudah meninggal dunia, yang harus kita lakukan adalah.

  1. Melaksanakan nasihat keduanya yang diberikan pada waktu masih hidup
  2. Menjaga nama baik kedua orang tua
  3. Mendoakan mereka agar diampuni dosanya dan dilapangkan kuburnya oleh Allah Swt

Bacaan Doa Untuk Kedua Orang Tua

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Alloohummaghfirlii waliwaalidayya warham humma kamaa rabbayaa nii shaghiiraa

Artinya: 
“Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”

Kemudian untuk doa memohon ampunan untuk kedua orang tua beserta latin dan artinya adalah sebagai berikut.

Doa Mohon Ampunan Dosa Untuk Kedua Orang Tua

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ،اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Allaahummaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiro, waliljamii’il muslimiina walmuslimaati, walmu’miniina wal mu’minaati Al ahyaa’i minhum wal amwaati, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa annta khoirur roohimiin, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil adhiimi.

Artinya : 
“Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

Itulah bacaan doa untuk kedua orang tua dan doa memohon ampunan untuk kedua orang tua, kita sebagai anak juga harus berbakti kepada kedua orang tua kita yang merupakan suatu kewajiban, kita sebagai anak sering kali menyakiti hatinya.

Demikianlah mengenai Bacaan Doa Dan Cara Berbakti Kepada Orang Tua yaitu ibu dan bapak, dan sedikit cara untuk berbakti kepada mereka, dengan kita mendoakan kedua orang tua. Semoga Allah Swt, melindungi, mengasihi mereka dan apabila mereka sudah meninggal dunia semoga dosa-dosa mereka diampuni dan mereka ditempatkan dalam tempat yang terbaik yaitu surga. Aamiin

Bacaan Doa Setelah Adzan dan Doa Sesudah Iqomah

Bacaan Doa Setelah Adzan dan Doa Sesudah Iqomah – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Adzan dan Iqomah. Yang meliputi bacaan doa setelah adzan dan iqomah dalam bahasa arab, latin dan terjemahan dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Bacaan Adzan Dan Iqomah

Syukur Alhamdulilah kami panjatkan kepada Allah SWT, dengan karunia-Nya lah hingga detik ini kami masih dapat berbagi Kumpulan Doa-doa Islami Lengkap. Adapun doa yang akan kami share pada halaman ini yaitu Lafadz Doa sesudah adzan dan iqomah.

Untuk pengertian adzan dan iqomah, sebelumnya sudah kami paparkan pada artikel Bacaan/Lafadz Adzan dan Iqomah Bahasa Arab Lengkap. Jadi, sekarang saatnya kita mempelajari bacaaan doa sesudah adzan dan doa setelah iqomah lengkap bahasa arab, latin dan terjemahannya. Dan berikut adalah lafadz doanya.

Bacaan Doa Setelah Adzan dalam Bahasa Arab

اَللهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ يَآاَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLOOHUMMA ROBBA HAADZIHID DA’WATIT TAAMMATI WASHSHOLAATIL QOO-IMATI AATI MUHAMMADANIL WASHIILATA WAL FADHIILATA WASY SYAROFA WAD DARAJATAL ‘AALIYATAR ROFII’ATA WAB’ATSHU MAQOOMAM MAHMUUDAL LADZII WA’ADTAH INNAKA LAA TUKHLIFUL MII’AADA YA ARHAMAR ROOHIMIINA

Artinya :
“Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkaujanjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang.”

Bacaan Doa Sesudah/Setelah Iqomah dalam Bahasa Arab

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

AQOOMAHALLOOHU WA-ADAAMAHAA MAADAAMATIS SAMAAWAATU WAL-ARDLU

Artinya :
“Semoga Allah menegakkan dan mengekalkan shalat selama masih ada langit dan bumi.”

Itulah Bacaan Doa Setelah Adzan dan Doa Sesudah Iqomah lengkap yang dapat kita pelajari bersama pada kesempatan yang baik ini. Ingat…. doa adzan dibaca setelah muadzin selesai mengumandangkan adzan dan begitu juga doa iqomah diucapkan setelah selesai iqomah. Semoga dapat bemanfaat sehingga menambah wawasan dan pengetahuan kalian.

Bacaan Doa Setelah Sholat Fardu Lengkap

Bacaan Doa Setelah Sholat Fardu Lengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Doa Sholat Fardu. Yang meliputi bacaan doa setelah sholat fardu atau sholat wajib beserta latin dan terjemahnya dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Doa Setelah Sholat Fardu

Seperti yang sudah kita ketahui setelah melaksanakan sholat wajib (fardhu) 5 waktu maupun sholat sunah kita dianjurkan untuk menbaca wirid atau zikir dan dilanjutkan dengan berdoa setelah mengerjakan sholat. karena waktu yang tepat untuk berdoa salah satunya adalah setelah mengerjakan sholat. selain itu membaca wirid dan doa setelah mengerjakan sholat bisa menambah amal ibadah kita kepada Allah Swt.

Oleh karena itu ketika kita selesai mengerjakan sholat baik itu sholat wajib maupun sholat sunah jangan langsung pergi begitu saja. entah itu dikerjakan berjamaah ataupun Munfarid (sendiri) alangkah baiknya membaca wirid atau zikir kemudian dilanjutkan dengan doa setelah sholat walaupun itu hanya sebentar.

Doa setelah sholat wajib merupakan kumpulan dari beberapa doa seperti halnya doa memohon rezeki, doa memohon perlindungan, doa memohon ampunan, doa selamat dunia dan akhirat dan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut.

Bacaan doa setelah mengerjakan sholat wajib beserta latin dan terjemahnya

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ


Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdayyu-waafii ni’amahuuwayukaafi’u maziidah. Yaa rabbanaa lakalhamdu wa lakasy syukruka-maa yambaghiilijalaaliwajhika wa ‘azhiimisul-thaanik.

Artinya :
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.”

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ


Allaahumma shalliwasallim ’ala sayyidinaa muhammadiw wa ‘ala aali sayyidinaa muhammad shalaatan tun jihnaa bihatsa min jamii’il ahwaali wal aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al hajaat. Wa tuthahhirunaa bihaa min jamits sayyi’aat. Wa atarfa ‘unaabihaa ‘indaka ‘aladdarajaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati minjamii’il khairaatifil hayaati wa ba’dal mamaat. Innahu samii’un qariibum mujiibudda’awaat wayaa qaadhiyal hajaat

Artinya :
“Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.”

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ


Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiini waddun-yaa wa aakhirah. Wa ‘aafiyatan fil jasadi wa shihhatan fil badani wa ziyaadatan fil’ilmi wa barakatan firrizqi wa taubatan qablal maut wa rahmatan ‘indalmaut wa maghfiratan ba’dal maut. Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut wan najaata minannaari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Artinya :
“Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.”

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Allaahumma innaa na ‘uudzubika minal‘ajzi wal kasali wal bukhli wal harami wa ‘adzaabil qabri

Artinya :
“Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun dan dari azab kubur”

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا

Allahummaa innaa na’uudzubika min’ilmin laa yanfa’u wa min qalbii laa yakhsya’u wa min nafsin laa tasyaba’u wa min da’watin laa yustajaabu lahaa

Artinya :
“Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yanag tak terkabul.”

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

Rabbanagh firlanaa dzunuubanaa wa liwaalidiinaa walimasyaayikhinaa wa limu’alli-miinaa wa liman lahuu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil mus limiin ajma’iin

Artinya :
“Wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam.”

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ’aliim, wa tub’alainaa innaka antat tawwabur rahiim

Artinya :
“Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fiduunnyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar

Artinya :
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.”

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihiwa shahbihiiwa sallam, wal hamdu lillaahirabbil ‘aalamiin

Artinya :
“Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam”

Demikianlah telah dijelaskan tentang Bacaan Doa Setelah Sholat Fardu Lengkap semoga dapat bemanfaat sehingga menambah wawasan dan pengetahuan kalian.

Kumpulan Doa Pilihan Sehari-Hari Islam Lengkap

Kumpulan Doa Pilihan Sehari-Hari Islam Lengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Doa. Yang meliputi doa-doa pilihan yang di gunakan sehari-hari, yang mengajarkan kepada kita untuk berdoa sebelum melakukan kegiatan maupun setelah melakukan kegiatan, seperti doa sebelum tidur, doa bangun tidur, doa sebelum makan, doa sesudah makan, doa masuk wc doa keluar dari wc dan masih banyak lagi. yang merupakan doa-doa yang di baca sehari-hari dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silahkan simak ulasan Pengetahuanislam.com dibawah ini dengan seksama.

Kumpulan Doa Pilihan

Berikut ini merupakan kumpulan doa sehari-hari beserta latin dan artinya yang bisa dihafalkan dan juga di amalkan .

Doa Sebelum Makan

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Alloohumma barik lanaa fiimaa razatanaa waqinaa ‘adzaa bannar
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka”

Doa Sesudah Makan

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alnaa muslimiin
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan kami dan minuman kami, serta menjadikan kami sebagai orang-orang islam”

Doa Sesudah Minum

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَهُ عَذْبًا فُرَاتًا بِرَحْمَتِهِ وَلَمْ يَجْعَلْهُ مِلْحًا اُجَاجًا بِذُنُوْبِنَا
Alhamdu lillaahil ladzi ja’alahuu ‘adzbam furootam birohmatihii wa lamyaj’alhu milhan ujaajam bidzunuubinaa
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air ini (minuman) segar dan menggiatkan dengan rahmat-Nya dan tidak menjadikan air ini (minuman) asin lagi pahit karena dosa-dosa kami”

Doa Ketika Makan Lupa Membaca Doa

بِسْمِ اللهِ فِىِ أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya”

Doa Sebelum Tidur

بِسْمِكَ اللّٰهُمَّ اَحْيَا وَاَمُوْتُ
Bismikallohumma ahya wa amuutu
Artinya: “Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati”.

Doa Ketika Mimpi Buruk

اَللّٰهُمَّ إِنّىِ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ
Allaahumma innii a’uudzubika min ‘amalisy syaithaani wa sayyiaatil ahlami
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk”

Doa Ketika Mendapat Mimpi Baik

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ قَطْلَ الْحَاجَتِ
Alhamdulillahil ladzii qodzoo haajaati
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi hajatku”

Doa Bangun Tidur

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَحْيَانَا بَعْدَمَآ اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaa tanaa wa ilahin nusyuuru
Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah kami mati (membangunkan dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan”

Doa Masuk Kamar Mandi Atau Toilet

اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ
Alloohumma Innii a’uudzubika minal khubutsi wal khoaaitsi
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan syetan laki-laki dan syetan perempuan”

Doa Istinja

اَللّٰهُمَّ طَهِّرُ قَلْبِىْ مِنَ النِّفَاقِ وَحَصِّنْ فَرْخِىْ مِنَ الْفَوَاحِشِ
Alloohumma thahhir qolbii minan nifaaqi wa hashshin fajrii minal fawaahisyi
Artinya : “Wahai Tuhanku, sucikanlah hatiku dari sifat kepura-puraan (munafiq) serta peliharalah kemaluanku dari perbuatan keji”

Doa Keluar Kamar Mandi Atau Toilet

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ


Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annjil adzaa wa’aafaanii.
Artinya: “Dengan mengharap ampunanMu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

Doa Menjelang Sholat Shubuh

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ ضِيْقِ الدُّنْيَا وَضِيْقِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Alloohumma inni a’udzubika min dzhiiqid-dunyaa wa dzhiiqi yaumal-qiyaamati
Artinya: “Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat. (HR. Abu Daud)”

Doa Menyambut Pagi hari

اَللّٰهُمَّ بِكَ اَصْبَحْنَا وَبِكَ اَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَاِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Alloohumma bika ashbahnaa wa bika amsainaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuuru
Artinya : “Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu pagi dan waktu petang, dan karena Engkau kami hidup dan mati dan kepada-Mu juga kami akan kembali.”

Doa Menyambut Sore Hari

اَللّٰهُمَّ بِكَ اَمْسَيْنَا وَبِكَ اَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Alloohumma bika amsainaa wa bika ashbahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir
Artinya : “Ya Allah, karena Engkau kami mengalami waktu petang dan waktu pagi, karena Engkau kami hidup dan mati dan kepada-Mu juga kami akan kembali.”

Doa Ketika Bercermin

اَلْحَمْدُ ِللهِ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِىْ فَحَسِّـنْ خُلُقِىْ

Alhamdulillaahi kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii
Artinya: “Segala puji bagi Allah, baguskanlah budi pekertiku sebagaimana Engkau telah membaguskan rupa wajahku”

Doa Masuk Rumah

اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَسْأَلُكَ خَيْرَالْمَوْلِجِ وَخَيْرَالْمَخْرَجِ بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللهِ رَبّنَا تَوَكَّلْنَا

Allahumma innii as-aluka khoirol mauliji wa khoirol makhroji bismillaahi wa lajnaa wa bismillaahi khorojnaa wa’alallohi robbina tawakkalnaa
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu baiknya tempat masuk dan baiknya tempat keluar dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakkal”

Doa Keluar Rumah / Doa Bepergian

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِالله

Bismillaahi tawakkaltu ‘alalloohi laa hawlaa walaa quwwata illaa bilaahi
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tiada daya kekuatan melainkan dengan pertologan Allah.”

Doa Memakai Pakaian

بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَاهُوَ لَهُ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَا هُوَلَهُ

Bismillaahi, Alloohumma innii as-aluka min khoirihi wa khoiri maa huwa lahuu wa’a’uu dzubika min syarrihi wa syarri maa huwa lahuu
Artinya: “Dengan nama-Mu yaa Allah aku minta kepada Engkau kebaikan pakaian ini dan kebaikan apa yang ada padanya, dan aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang ada padanya”

Doa Memakai Pakaian Baru

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِىْ كَسَانِىْ هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّىْ وَلاَقُوَّةٍ

Alhamdu lillaahil ladzii kasaanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghoiri hawlim minni wa laa quwwatin
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang memberi aku pakaian ini dan memberi rizeki dengan tiada upaya dan kekuatan dariku”

Doa Melepas Pakaian

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ
Bismillaahil ladzii laa ilaaha illaa huwa
Artinya: “Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain-Nya”

Doa Memohon Ilmu Yang Bermanfaat

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Alloohumma innii as-aluka ‘ilmaan naafi’aan wa rizqoon thoyyibaan wa ‘amalaan mutaqobbalaan
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang berguna, rezki yang baik dan amal yang baik Diterima. (H.R. Ibnu Majah)”

Doa Sebelum Belajar

يَارَبِّ زِدْنِىْ عِلْمًا وَارْزُقْنِىْ فَهْمًا
Yaa robbi zidnii ‘ilman warzuqnii fahmaa
Artinya : “Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizqi akan kepahaman”

Doa Sesudah Belajar

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ


Allaahumma innii astaudi’uka maa ‘allamtaniihi fardud-hu ilayya ‘inda haajatii wa laa tansaniihi yaa robbal ‘alamiin
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepada Engkau ilmu-ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan kembalikanlah kepadaku sewaktu aku butuh kembali dan janganlah Engkau lupakan aku kepada ilmu itu wahai Tuhan seru sekalian alam.”

Doa Berpergian

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ
Alloohumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Alloohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fiil ahli
Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”

Doa Naik Kendaraan

سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Subhaanalladzii sakkhara lanaa hadza wama kunna lahu muqriniin wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun.
Artinya : “Maha suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini. padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali “

Doa Naik Kapal

بِسْمِ اللهِ مَجْرَهَا وَمُرْسَهَآاِنَّ رَبِّىْ لَغَفُوْرٌرَّحِيْمٌ
Bismillaahi majrahaa wa mursaahaa inna robbii laghofuurur rohiim
Artinya : “Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Doa Ketika Sampai di Tempat Tujuan

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى سَلَمَنِى وَالَّذِى اَوَنِى وَالَّذِى جَمَعَ الشَّمْلَ بِ

Alhamdulillahil ladzi sallamani wal ladzi awani wal ladzi jama’asy syamla bi.
Artinya: “Segala puji bagi Allah, yang telah menyelamatkan akau dan yang telah melindungiku dan yang mengumpulkanku dengan keluargaku.”

Doa Ketika Menuju Masjid

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ فِىْ قَلْبِى نُوْرًا وَفِى لِسَانِىْ نُوْرًا وَفِىْ بَصَرِىْ نُوْرًا وَفِىْ سَمْعِىْ نُوْرًا وَعَنْ يَسَارِىْ نُوْرًا وَعَنْ يَمِيْنِىْ نُوْرًا وَفَوْقِىْ نُوْرًا وَتَحْتِىْ نُوْرًا وَاَمَامِىْ نُوْرًا وَخَلْفِىْ نُوْرًا وَاجْعَلْ لِّىْ نُوْرًا

Alloohummaj-‘al fii qolbhii nuuroon wa fii lisaanii nuuroon wa fii bashorii nuuroon wa fii sam’ii nuuroon wa’an yamiinii nuuroon wa’an yasaarii nuuroon wa fauqii nuuroo wa tahtii nuuroo wa amaamii nuuroon wa khofii nuuroon waj-‘al lii nuuroon

Artinya : “Ya Allah, jadikanlah dihatiku cahaya, pada lisanku cahaya dipandanganku cahaya, dalam pendengaranku cahaya, dari kananku cahaya, dari kiriku cahaya, dari atasku cahaya, dari bawahku cahaya, dari depanku cahaya, belakangku cahaya, dan jadikanlah untukku cahaya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Doa Masuk Masjid

اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik
Artinya: “Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu”

Doa Keluar Masjid

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Allahumma innii asaluka min fadlik
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon keutamaan dari-Mu”

Doa Akan Membaca Al-Qur’an

اَللّٰهُمَّ افْتَحْ عَلَىَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَىَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِىْ مَانَسِيْتُ يَاذَاالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ

Alloohummaftah ‘alayya hikmataka wansyur ‘alayya rohmataka wa dzakkirnii maanasiitu yaa dzal jalaali wal ikhroomi
Artinya : “Ya Allah bukakanlah hikmahMu padaku, bentangkanlah rahmatMu padaku dan ingatkanlah aku terhadap apa yang aku lupa, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

Doa Setelah Membaca Al-Qur’an

اَللّٰهُمَّ ارْحَمْنِىْ بِالْقُرْآنِ. وَاجْعَلْهُ لِىْ اِمَامًا وَنُوْرًا وَّهُدًى وَّرَحْمَةً. اَللّٰهُمَّ ذَكِّرْنِىْ مِنْهُ مَانَسِيْتُ وَعَلِّمْنِىْ مِنْهُ مَاجَهِلْتُ. وَارْزُقْنِىْ تِلاَ وَتَهُ آنَآءَ اللَّيْلِ وَاَطْرَافَ النَّهَارٍ. وَاجْعَلْهُ لِىْ حُجَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Allahummarhamnii bil qur’aani. waj’alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirnii minhu maa nasiitu wa’allimnii minhu maa jahiltu. wazuqnii tilaa watahu aanaa-al laili wa athroofan nahaari. waj’alhu lii hujjatan yaa robbal ‘aalamiina.

Artinya : “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran yang agung, jadikanlah ia bagiku ikutan cahaya petunjuk rahmat. Ya Allah, ingatkanlah apa yang telah aku lupa dan ajarkan kepadaku apa yang tidak aku ketahui darinya, anugerahkanlah padaku kesempatan membacanya pada sebagian malam dan siang, jadikanlah ia hujjah yang kuat bagiku, wahai Tuhan seru sekalian alam.”

Doa Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa
Artinya : “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

Doa Setelah Wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لاَّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ


Asyhadu allaa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuuwa rosuuluhuu, alloohummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathohhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiina.

Artinya: “Aku bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh”

Doa akan Mandi (Bukan Mandi Wajib)

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِى ذَنْبِى وَوَسِّعْ لِى فِىْ دَارِىْ وَبَارِكْ لِىْ فِىْ رِزْقِىْ

Alloohummaghfirlii dzambii wa wassi’lii fii daarii wa baarik lii fii rizqii
Artinya : “Ya Allah ampunilah dosa kesalahanku dan berilah keluasaan di rumahku serta berkahilah pada rezekiku”

Demikianlah telah dijelaskan tentang Kumpulan Doa Pilihan Sehari-Hari Islam Lengkap dalam bahasa arab, latin dan terjemahnya. Dengan membaca doa kita juga mendapatkan pahala, dan sesungguhnya Allah Swt, menyukai hamba-hambanya yang selalu memanjatkan doa kepada-Nya. Semoga dapat bemanfaat sehingga menambah wawasan dan pengetahuan kalian.

Bacaan Doa Qunut Nazilah Beserta Tata Cara Lengkap

Bacaan Doa Qunut Nazilah Beserta Tata Cara Lengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Doa Qunut. Yang meliputi pengertian, bacaan doa qunut (arab, latin dan terjemah), tata cara pelaksanaan, manfaat, keutamaan doa qunut, hukum menurut beberapa para ulama dan sujud sahwi dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Doa Qunut

Qunut memiliki makna kata qanata yaitu patuh dalam mengerjakan atau taat kepada Allah Swt. Terdapat beberapa perbedaan pendapat di antara kalangan ulama, namun dalam melafadzkan doa qunut adalah termasuk salah satu sunnah muakkad atau ab’ad bisa dibilang sunnah yang sangat diperkuat tau dianjurkan.

– Bacaan doa qunut arab

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ ،فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ 
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

– Bacaan Doa Qunut Latin

“Allahummah dinii fii man hadait.
Wa’aafinii fii man ‘aafaiit.
Wa tawallanii fii man tawallaiit.
Wa baarik lii fiimaa a’thaiit.
Wa qinii syarramaa qadthaiit.
Fa innaka taqdthii walaa yuqthdaa ‘alaiik.
Wa innahu laa yadzillu man wãlaiit.
Walaa ya’izzu man ‘aadaiit.
Tabaa rakta rabbanaa wata ’aalait
Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit
Astaghfiruka wa atuubu ilaiik,
wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”

Terjemah doa qunut

Ya Allah tunjukkanlah saya sebagaimana mereka yang sudah Engkau berikan petunjuk.
Dan kasihkanlah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau sudah kasih kesehatan.
Dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara.
Dan berilah keberkahan bagiku pada segala apa yang Engkau sudah karuniakan.
Dan lindungi aku dari segala bahaya kejahatan yang Engkau sudah pastikan.
Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.
Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin.
Dan tidak mulia orang yang mana Engkau memusuhinya.
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau seluruh pujian di atas yang Engkau hukumkan
Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Keterangan: Untuk arti doa Qunut berjamaah silahkan ganti kata “aku” menjadi “kami”.

Terkait untuk bacaan doa qunut ketika lagi sendirian atau berjama’ah ketika menjadi imam, maka sebenarnya terletak pada kata “nii” (untuk sholat munfarid atau sendiri), dan “naa” (untuk dibaca imam ketika lagi sholat berjamaah).

– Bacaan doa qunut nazilah

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ 
وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ
اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ
اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ

– Bacaan latin qunut nazilah

Allohummagfirlanaa wa lilmu’miniina wa lmu’minaati wa lmuslimiina walmuslimaati 

Wa allif bayna quluubihim wa ashlih dzaata baynihim wanshurhum ‘alaa ‘aduwwika wa’adzuwwihim
Allohumma l’an kafarata ahl alkitaabi alladziina yashudduuna ‘an sabiilika wayukadzibuuna rusulaka wayuqaatiluuna awliyaaika.
Allohumma khallif bayna kalimihim wazalzil iqdaamahum wainzil bihim ba’saka lladzii laa tarudduhuu ‘anil qawmil mujrimiina.
– Terjemah doa qunut nazilah

Ya Allah, ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. satukanlah hati mereka. Perbaikilah ikatan antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh engkau dan musuh mereka.
Ya Allah, Laknatilah orang-orang kafir ahli kitab yang selalu menghalangi jalan engkau, mendustakan rasul rasul engkau, dan memerangi wali-wali-Mu.
Ya Allah, Cerai beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah kepada mereka siksa Engkau yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat buruk”.


Tata Cara Doa Qunut

Membaca Doa Qunut dilakuakn pada saat I’tidal (berdiri setelah Ruku) terakhir dalam shalat dan dilafadzkannya bisa pada setiap kali sholat Fardhu.

Doa qunut/nazilah ini bisa kita kerjakan ketika ada saudara saudari kita yang muslim sedang ditimpa musibah. Doa Qunut sendiri merupakan suatu bentuk kepedulian kita untuk sesama umat Islam supaya Allah segera menghapus musibah itu.

Manfaat dan Keutamaan Doa Qunut

Doa qunut bukan hanya sekadar doa yang dibaca untuk memohon kepada Allah SWT. Membaca doa qunut memiliki beberapa kelebihan dan manfaat yang dapat diperoleh oleh orang yang membaca doa qunut. Beberapa manfaat membaca doa qunut diantaranya:

– Memberikan Petunjuk

Pada doa qunut ada kata kata yang bunyinya“ Allahummahdinii fii man hadaiit” yang artinya bahwa sebagai bentuk permintaan seorang hamba kepada Allah agar diberikan petunjuk.

Kata kata tersebut bisa dianggap sebagai kata kata tawasul, yaitu kata kata yang menerangkan adanya suatu nikmat hidayah sama halnya seperti Allah SWT mengasihkan hidayahnya untuk hamba yang lainnya.

Dengan melafadzkan doa qunut secara terus menerus saat melakukan shalat shubuh, insya Allah, Allah akan menganugerahkan petunjuk kepada para hambanya yang berbentuk ilmu yang bermanfaat ataupun amal solih seseorang.

– Mendapatkan Perlindungan

Allah SWT senantiasa melindungi hambanya supaya selamat dan aman dari segala bahaya yang mengancam, seban Allah memiliki sifat pengasih serta juga penyayang. Saat para hambanya memohon perlindungan, maka Allah akan menganugerahkan atau melindungi hambanya.

Kalimat di dalam doa qunut “ Wa’aafinii fii man ‘afaiit” yang mempunyai makna kasihkanlah hamba keselamatan sebagaimana hamba Mu yang lain yang sudah dikasih keselamatan.

Kata kata itu menunjukkan bahwa Allah SWT mengasih perlindungan untuk hambanya dengan mengasih keselamatan untuk hambanya yang memohon.

Perlindungan yang dikasih oleh Allah untuk hambanya tidak cuma perlindungan dalam keselamatan di dunia saja,akan tetapi pula keselamatan untuk di akhirat kelak.

melalui qunut, Allah senantiasa melindungi umat manusia dari musibah yang sedang dilewati supaya hambanya tersebut selalu berada di jalan yang lurus dan benar.

– Menghindarkan Dari Berbagai Penyakit

Kalimat “wa’aafini fii man hadaiit” tidak saja diyakini memberi perlindungan berbentuk keselamatan. Kalimat tersebut pula bisa memberikan keselamatan misalnya mencegah hambanya dari setiap jenis penyakit, entah itu penyakit hati dan penyakit yang ada pada badan biasanya.

Rajin melafdzkan doa qunut bisa menggiring umat manusia supaya tercegah dari hal yang berlawanan entah dari segi hawa nafsu ataupun dari tahta dan harta.

Disamping penyakit hati, melafadzkan qunut sekaligus bisa membuat raga semakin sehat, sehingga tidak gampang terkena penyakit fisik.

– Memberikan Berkah Terhadap Nikmat Yang Diberikan

Doa qunut pula terdapat kalimat “wabaariklii fiimaa a’thoiit” yang maknanya berkahilah kepada aku apa yang telah Engkau kasih.

Kalimat itu menunjukkan dan menjelaskan bahwa Allah senantiasa menganugerahkan kebaikan berbentuk berkah untuk tiap hambanya. Sedikit atau banyaknya jumlah nikmat yang dikasih Allah untuk setiap hambanya, pasti ada berkah di masing nikmat itu.

Hukum Doa Qunut Menurut Ulama

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin pernah ada suatu pertanyaan kepadanya yang berkaitan tentang pendapat 4 Imam Madzhab tentang masalah doa Qunut. 

Syaikh rahimahullah menjawab :

Pendapat Imam 4 Madzhab terkait masalah qunut yaitu sebagai berikut.

Ulama Malikiyyah

Para ulama Malikiyan memiliki pendapat bahwasanya tak ada doa qunut kecuali ketika hanya waktu sholat shubuh. Adapun ketika sholat witir atau sholat yang lain tidak ada qunut.

Ulama Syafi’iyyah

Para ulama Syafi’iyyah berpendapat bahwa tidak terdapat qunut pada shalat witir kecuali disaat setengah akhir pada bulan Romadhan. Serta tak ada qunut pada sholat 5 waktu yang lainnya kecuali dalam sholat shubuh dalam berbagai kondisi (baik itu keadaan kaum muslimin lagi mengalami musibah maupun tidak)

Qunut juga berlaku pada selain shubuh jika kaum muslimin tertimpa musibah (yakni qunut nazilah).

Ulama Hanafiyyah

Dikhususkan qunut ketika melaksanakan shalat witir. Tidak diberlakukan qunut di shalat yang lainnya selain ketika nawaazil yakni kaum muslimin terkena musibah, tetapi qunut nawaazil ini cuma dalam shalat shubuh saja dan yang melantunkan qunut yakni imam, kemudian para jama’ah mengaminkan dan jika melakukan sholat munfard atau sendirian maka tidak ada qunut.

Ulama Hanabilah (Hambali)

Para ulama Hanabilah memiliki pendapat terkait doa qunut. Mereka hanya mensyariatkan qunut ketika sholat witir dan tidak ada pemberlakuan qunut di sholat yang lainnya selain apabila terdapat musibah besar disamping musibah penyakit.

Pada keadaan tersebut, imam atau yang bisa mewakili membaca doa qunut ketika sholat 5 waktu kecuali sholat jum’at.

Imam Ahmad sendiri memiliki pendapat bahwasanya tidak terdapat dalil atau hadist yang menerangkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melaksanakan qunut witir sebelum atau seusai ruku’.

Bagaimana Kalau Lupa Doa Qunut

Kita sebagai hamba Allah yang dhoif mempunyai banyak sekali kelemahan. Kita tidak bisa terlepas dari sifat pelupa meskipun disaat sedang beribadah kepadaNya. Adapun cara supaya bisa menutupi kekurangan pada sholat fardhu yakni dengan melaksanakan sujud sahwi.

Cara Melaksanakan Sujud Sahwi

Meskipun hukum sujud syahwi adalah sunah, ada baiknya kita melaksanakannya jika perlu. Hal ini karena cara melaksanakan sujud syahwi bisa terbilang sangat mudah, yaitu sebagaimana berikut ini.

1. Niat

Sujud sahwi perlu diniatkan terlebih dulu di penghujung roka’at yang terakhir. Setelah tahiyat akhir, sebelum mengucapkan salam, takbir dan sujud dengan lafadz doa sujud syahwi.

2. Sujud

Ladadz doa ini dibaca 3 kali ketika sujud syahwi:

سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَيَسْهُوْ

Subhaana Man Laa Yanaamu Walaa Yashuu

Artinya: Maha suci Allah, zat yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.

3. Duduk Antara Dua Sujud

Setelah membaca lafadz doa sujud Syahwi, kita bangun dari sujud dan duduk pada posisi di antara dua sujud, persis layaknya yang biasa kita kerjakan ketika shalat. Bacaan pula sama layaknya duduk di antara dua sujud.

4. Sujud Sekali Lagi

Setelah itu, duduk lagi pada posisi duduk di antara dua sujud kemudian lakukan satu kali lagi sujud sahwi. Kemudian duduk pada kondisi tahiyat akhir dan mengucapkan salam seperti biasa (tidak usah mengulang bacaan tahiyat akhir sekali lagi).

Demikianlah telah dijelaskan tentang Bacaan Doa Qunut Nazilah Beserta Tata Cara Lengkap semoga dapat bemanfaat sehingga menambah wawasan dan pengetahuan kalian.