√ Dzikir dan Doa Setelah Sholat Wajib Arab, Latin dan Terjemah

Dzikir dan Doa setelah sholat wajib Arab, Latin dan Terjemah – Pada kesempatan ini akan membahas tentang Dzikir dan Doa setelah Sholat Wajib yang mana dengan menggunakan bahasa arab, latin dan terjemahnya. Sehingga memudahkan para pembaca untuk memahami dan menghapalnya. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan Pengetahuan Islam berikut ini.

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Wajib Arab, Latin dan Terjemah

Dalam islam setiap melaksanakan ibadah sholat wajib, setelah selesai sholat biasanya jamaah baik imam maupun makmum membaca serangkaian doa.

Ada yang membaca doa pendek dan singkat, namun ada juga yang membaca secara lengkap. Bagi orang yang melaksanakan sholat sendiri-sendiri, biasanya membaca doa dengan singkat sedangkan jika sholat berjamaah. Imam akan membaca doa selesai sholat yang panjang dan makmum akan mengamininya.

Di sini kita akan menuliskan beberapa lafadz doa dan dzikir yang biasa sering dibaca setelah selesai sholat wajib. Namun sebelum itu, kita terlebih dahulu perlu mengetahui pengertian dari sholat wajib dan doa.

Pengertian Sholat Wajib

Sholat wajib atau sholat fardhu adalah ibadah sholat yang dikerjakan oleh umat Islam baik laki-laki maupun perempuan yang tidak berhalangan (haid/nifas). adapun syarat untuk mengerjakannya adalah beragama Islam, baligh, suci dari hadas besar dan kecil serta berakal sehat.

Untuk menyucikan diri dari hadas kecil dapat dilakukan dengan cara berwudhu atau dengan cara tayamum bila tidak ada air. Sedangkan untuk menghilangkan hadas besar harus dilakukan dengan cara doa mandi wajib.

Sholat wajib terdiri dari 5 waktu antara lain sholat subuh, sholat dzuhur, sholat ashar, sholat maghrib, dan terakhir sholat isya. Total terdapat 17 rakaat sholat fardhu yang dikerjakan dalam kurun waktu 24 jam.

Bagi yang terpaksa tidak dapat mengerjakan sholat wajib, maka diperbolehkan untuk menggantinya di lain waktu atau yang biasa disebut dengan sholat qadha.

Bagi yang tidak dapat mengerjakan sholat fardhu dengan cara berdiri, dapat mengerjakannya dengan cara duduk atau berbaring, tergantung kemampuan masing-masing.

Pengertian Doa

Doa adalah kalimat atau bacaan yang diucapkan dengan harapan dapat tersampaikan dan didengar oleh Tuhan. Dalam agama Islam, Doa yaitu sesuatu yang ingin disampaikan kepada Allah SWT.

Isi dari doa biasanya merupakan permohonan atau ucapan syukur, kebanyakan adalah memohon sesuatu agar dikabulkan oleh Allah SWT. Karena hanya Allah lah tempat kita memohon dan meminta.

Doa dalam agama Islam diucapkan dengan menggunakan bahasa Arab. Namun ada juga berupa tulisan latin bagi yang belum lancar mengaji dan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia bagi yang ingin memahami maknanya.

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Wajib Singkat

Bacaan doa setelah sholat fardhu merupakan doa yang dibaca ketika selesai menjalankan sholat dengan maksud mengucap syukur dan memohon sesuatu kepada Allah SWT.

Dzikir Setelah Sholat Wajib Arab, Latin dan Terjemah Lengkap

Jika mengerjakan sholat berjamaah seperti subuh, maghrib dan isya, biasanya imam akan membaca rangkaian doa berikut setelah selesai sholat dan makmum akan mengamininya.

Berikut adalah rangkaian doa dan dzikir setelah sholat wajib yang panjang atau lengkap dalma bahasa Arab, latin beserta artinya.

1. Istighfar 3 Kali
xأَسْتَغْفِرُ اللًّهَ   ٣

Astaghfirulloh, Astaghfirulloh, Astaghfirulloh.

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah, Aku mohon ampun kepada Allah, Aku mohon ampun kepada Allah.”

2. Doa Keselamatan
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

Allohumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Maha Pemberi keselamatan dan keselamatan hanyalah dari-Mu, Mahaberkah Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”

3. Doa Dzikir Pertama
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Laa ilaha illalloh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allohumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jadd.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Kerajaan dan pujian hanyalah milik-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau tolak. Juga tidak bermanfaat orang kaya (tanpa amal), dari-Mu segala kekayaan.”

4. Ayat Kursi
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum laa ta’khudzuhuu sinatuuw walaa naum lahuu maa fiis samaawaati wamaa fil ardhi man dzaal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi-idznih ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum walaa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii illaa bimaasyaa-a wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wahuwal ’aliyyul azhiim.

Artinya: “Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

5. Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 Kali
سُبْحَانَ اللَّهِ

Subhaanalloh (33x)

Artinya: “Maha suci Allah.”

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Alhamdulillah (33x)

Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allohu akbar (33x)

Artinya: “Allah Maha Besar.”

6. Doa Dzikir Kedua

Kemudian dilanjut dengan membaca doa dzikir sholat yang lebih pendek dibanding bacaan dzikir yang pertama berikut ini.

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaha illalloh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Kerajaan dan pujian hanyalah milik-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

7. Doa Syukur atau Ihsan

Terakhir adalah membaca doa syukur untuk berterima kasih kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan-Nya sehingga kita dapat mengerjakan ibadah sholat dan membaca dzikir dengan baik.

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Alloohumma a’innii ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatik.

Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”

Doa Setelah Sholat Wajib Arab, Latin dan Terjemah

Berikut adalah lafadz bacaan doa dan dzikir setelah sholat wajib yang singkat dalam bahasa Arab.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرِّحِيْمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Bismilllaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi Robbil ‘aalamiin. Hamdan yuwaafii ni’amahu wa yukaafi-u maziidah. Yaa Robbanaa lakal hamdu wa lakasy syukru kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa ‘adhiimi sulthoonik

Artinya : “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.”

اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Alloohumma sholli wasallim ‘alaa sayyidinaa muhammadin walhamdulillaahi robbil ‘aalaamiin.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.”

اَللهُمَّ اغْفِرْلِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا

Alloohummagh firlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo.

Artinya : “Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku semenjak kecil.”

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Robbanaghfirlanaa wali-ikhwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaan walaa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanuu Robbanaa innaka ra-uufur rohiim.

Artinya : “Ya Allah, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dan janganlah Engkau biarkan ghill (dengki) dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahablanaa min ladunka rohmatan innaka antal wahhaab.

Artinya : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ تَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Alloohumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wad dunyaa wal aakhiroh, wa’aafiyatan fil jasad, wa shihhatan fil badan, wa barokatan fir rizq, wa taubatan qoblal maut, wa rohmatan ‘indal maut, wamaghfirotan ba’dal maut. Alloohumma hawwin ‘alainaa fii sakarootil maut, wan najaata minan naar, wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepadaMu kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab.”

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Robbanaa hablanaa min ‘azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrota a’yunin waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Artinya : “Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami istri-istri dan keturunan-keturunan sebagai penyejuk hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.”

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Robbanaa taqobbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim watub ‘alainaa innaka antat tawwaabur rohiim.

Artinya : “Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Robbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah waqinaa ‘adzaabannar.

Artinya : “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.”

وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Wa shollalloohu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi washohbihii wasallam, walhamdulillaahi Robbil ‘aalamiin.

Artinya : “Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.”

Demikian ulasan tentang Dzikir dan Doa setelah sholat wajib Arab, Latin dan Terjemah. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

√ Bacaan Ayat Kursi Latin Terjemahan Keutamaan Dan Manfaatnya

Bacaan Ayat Kursi Latin Terjemahan Keutamaan Dan Manfaatnya – Pada kesempatan ini Pengetahuan Islam menjelaskan tentang Bacaan Ayat Kursi. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan bacaan ayat kursi beserta arab, latin dan terjemahnya serta keutamaannya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya yuk simak ulasan berikut ini.

Bacaan Ayat Kursi Latin Terjemahan Keutamaan Dan Manfaatnya

Bacaan Ayat Kursi dalam kosa kata  bahasa Arab adalah ʾayatul kursi (آية الكرسى) atau sering dikenal sebagai Ayat Singgahsana.

Ayat kursi merupakan bagian ayat dalam Al-Qur’an surah Al-baqarah ayat ke-255. Ayat ini dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab merupakan ayat yang paling mulia di dalam Al Qur’an. Pada bacaan ayat kursi ini berisi tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak.

Allah merupakan penguasa segalanya yang ada di alam semesta dan Allah tidak mengalami kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya.

Di setiap ayat-ayat pada bacaan ayat kursi mengandung banyak sekali arti dan makna tentang keutamaannya dan manfaatnya. Dengan membaca ayat ini makan akan mempengaruhi jiwa dan keimanan hidup kita.

Sebagai umat muslim dianjurkan untuk secara rutin membaca ayat kursi dan mengamalkannya dalam berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari. Dengan kita sering membacakan ayat kursi dalam kehidupan kita maka hidup akan menjadi lebih berkah dan berada dalam lindungan Allah serta tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan.

Sejarah Diturunkannya Ayat Kursi

Ketika ayat kursi mau diturunkan oleh Allah ke bumi kepada Nabi Muhammad dengan perantara malaikat Jibril yang disertai oleh 70 ribu malaikat. Langit dan bumi serta seluruh alam semesta dan seisinya menyambut dengan penuh kehormatan. Diriwayatkan peristiwa ketika ayat kursi diturunkan keadaan bumi menjadi gempar dan terjadi gempa di seluruh dunia.

Diriwayatkan ketika turunya ayat kursi ini disertai dengan terjadinya gemuruh yang dahsyat. Bahkan mahkota para raja-raja pada lepas dan tertanggal dari kepala, dan jatuh ke bumi.

Sebagai umat muslim dianjurkan untuk secara rutin membaca ayat kursi dan mengamalkannya dalam berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari. Dengan kita sering membacakan ayat kursi dalam kehidupan kita maka hidup akan menjadi lebih berkah dan berada dalam lindungan Allah serta tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan.

Pada kesempatan akan diulas lengkap tentang bacaan ayat kursi bahasa arab, bacaan ayat kursi latin, terjemahan arti ayat kursi, keutamaan ayat kursi dan manfaat ayat kursi. Silahkan simak ulasan berikut.

Raja Iblis akhirnya memerintahkan para syaitan untuk mencari sumber datangnya gempa bumi atau gemuruh. Setelah sampai ke tempat turunnya ayat kursi yang ternyata di berikan langsung oleh malaikat Jibril ke nabi Muhammad yang disertai 70 ribu malaikat, hal ini membuat gentar dan ketakutan para syaitan.

Dengan turunya ayat kursi ini akan membuat kaum muslimin mendapatkan manfaat dan perlindungan yang kuat dari Allah. Hal ini secara otomatis dapat menghalangi niat syaitan untuk menggoda manusia dan mengajak dalam jalan yang sesat.

Untuk itu, ayat kursi dipercaya sebagai penangkal dan pengusir syeitan. Ayat kursi juga menjadi penolong semua umat muslim yang mau membaca dan mengamalkannya.

Bacaan Ayat Kursi

Masalah akan selalu menghampiri manusia sampai kapanpun. Bahkan nabi Muhammad juga memiliki masalah yang harus diselesaikan. Namun Allah menganjurkan untuk selalu sabar dan ikhtiar dalam menghadapi masalah yang sedang dihadapi.

Dengan berzikir dan berdoa kepada Allah maka secara tidak langsung kita telah menghadap-Nya dan memohon ampunan serta petunjukk-Nya.

Salah satu doa-doa yang paling utama untuk umat muslim adalah bacaan ayat kursi, berdzikir dengan menyebut nama Allah juga membaca doa qunut nazilah.

Sabda Rasulullah SAW tentang keagungan dan kemuliaan ayat kursi

لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامٌ وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَفِيهَا آيَةٌ هِيَ سَيِّدَةُ آيِ الْقُرْآنِ هِيَ آيَةُ الْكُرْسِيِّ

Artinya :

“Sesungguhnya segala sesuatu pasti memiliki punuk, dan punuknya al Quran adalah surat al baqarah yang di dalamnya terdapat penghulu dari ayat-ayat suci al quran. Ayat tersebut adalah ayat kursi.” (HR Turmudzi)

Bacaan ayat kursi arab

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Bacaan Ayat Kursi Latin

“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.”

Terjemahan Arti Ayat Kursi

Artinya:

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.

Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi maha besar.” (Surat Al-Baqarah ayat 255).

Keutamaan Ayat Kursi

Bacaan ayat kursi memiliki keutamaan luar biasa. Ayat kursi dipercaya sebagai pembawa berkah dan pelindung bagi manusia di bumi sebagai umat-Nya.

Beberapa Keutamaan ayat kursi yang perlu Anda ketahui

  1. Ayat kursi sebagai ayat yang paling agung di dalam al Quran

Ayat ke 255 dari surah Al-baqarah ini adalah salah satu ayat yang paling mulia di dalam Al Quran. Bagi umat muslim yang membaca dan mengamalkannya akan mendapatkan manfaat yang luar biasa.

Seperti dalam riwayat Rasulullah SAW yang bertanya kepada Ubiy bin Kai tentang ayat yang paling utama dalam Al Quran.

Rasulullah bertanya kepada Ubay bin Kai, “Ayat apa yang paling utama di dalam al Quran”?

Ubay bin Kai menjawab, “Ayat paling utama dalam kitabullah adalah ayat kursi.”

Dan Rasulullah SAW menepuk dada Ubay dengan pelan sambil berkata,

“Wahai Abu Mundzir semoga engkau selalu bahagia dengan ilmu yang engkau miliki.” (Hadits Muslim Nomor 1343).

Ayat kursi sebagai ayat yang paling agung di dalam al Quran karena di dalamnya terdapat nama Allah yang paling agung yaitu pada bait Al Hayyu dan Al Qayyum.

  1. Ayat kursi memiliki keagungan yang melebihi langit dan bumi

Rasulullah SAW pernah bersabda:

“ Tidakkah Allah menciptakan langit dan bumi melebihi agungnya ayat kursi, (karena di dalam ayat kursi tersebut telah mencakup Nama dan Sifat Allah).”

Sufyan Ats-Sauri berkata bahwa ayat kursi adalah salah satu kalamullah atau ucapan dari Allah. Dan kalamullah lebih agung dari ciptaan Allah lainnya.

  1. Ayat kursi merupakan salah satu bacaan dzikir sebelum tidur

Rasulullah SAW pernah bersabda:

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ مَعَكَ مِنْ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

Artinya :

“Jika engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari), maka bacalah ayat kursi. Niscaya Allah akan selalu menjagamu dan setan pun tidak akan mengganggu tidurmu hingga pagi tiba.” (HR Al-Bukhari).

Dari sabda Rasulullah SAW tersebut menerangkan bahwa dengan membaca ayat kursi sebelum tidur maka Anda akan dijaga dan dilindingi dari gangguan syaitan selama tidurnya. Untuk itu bacalah ayat kursi sebagai dzikir yang rutin ketika akan tidur.

  1. Ayat kursi adalah perantara masuk surga

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ

Artinya :

“Barangsiapa yang membaca ayat kursi setelah selesai shalat, maka tidak akan ada yang menghalanginya masuk ke surga kecuali kematian.”  (HR An-Nasai dinilai shahih oleh Syaikh Al-Abani).

Dari sabda Rasulullah tersebut menerangkan bahwa ayat kursi merupakan perantara yang bisa mengantar kita masuk ke surga. Selama kita masih hidup dan membaca ayat kursi setelah shalat maka akan selalu mendapatkan kemualiaan untuk masuk surga.

Manfaat Ayat Kursi

Selain keutamaan ayat kursi yang snagat luar biasa, ayat kursi juga memiliki manfaat bagi yang membaca dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-harinya.

Beberapa manfaat ayat kursi yang perlu Anda ketahui

  1. Membuat Otak lebih mudah paham

Manfaat dari membaca dan mengamalkan ayat kursi yang pertama adalah membat Anda lebih pintar. Dengan rutin membaca ayat kursi maka akal atau otak akan menjadi lebih mudah paham dan lebih mudah dalam memahami atau mencerna pengetahuan baru.

  1. Dilindungi dari godaan syaitan

Diriwayatkan kalau sedang diganggu syeitan maka bacalah ayat kursi, niscaya syeitan akan lari tunggang-langgang meninggalkan kita. Karena kuatnya manfaat ayat kursi ini akan membuat kita terlindungi dari godaan syaitan yang terkutuk.

Selain itu dengan membaca ayat kursi setelah shalat fardu di pagi dan sore hari, maka akan dilindungi dari serangan binatang buas, terhindar dari kejahatan yang dilakukan oleh orang lain yang bisa membawa musibah pada keluarganya.

  1. Dilindungi oleh Allah

Jika seseorang membaca ayat kursi sebelum bepergian, maka dalam perjalanannya akan mendapat perlindunga oleh Allah. Dia akan terbebas dari musiah dan bencana selama perjalanannya hingga sampai tujuan dengan selamat.

  1. Diperbanyak rezekinya oleh Allah

Bagi Anda yang membaca dan mengamalkan ayat kursi maka akan dibukakan pintu rejekinya oleh Allah. Bahkan rejekinya akan diperbanyak dan terdapat hikmah didalamnya.

  1. Dijauhkan dari segala kejahatan

Barang siapa membaca ayat kursi sebanyak 12 kali pada waktu Jum’at maka dia akan terhindar dari kejahatan. Baik itu kejahatan dari manusia , hewan atau syeitan.

  1. Mendapat kasih sayang dari Allah

Diriwayatkan Allah akan mencintai hambanya yang selalu membaca ayat kursi di dalam kegiatan sehari-harinya. Seperti Allah mencintai dan menyayangi nabi Muhammad SAW.

Kaligrafi Ayat Kursi

Kaligrafi atau seni menulis arab sering digunakan sebagai media untuk menghiasi dinding-dinding rumah atau masjid. Selain dengan tujuan memperindah ruangan dengan menambahkan tulisan kaligrafi tapi juga untuk menambahkan keislaman dalam kehidupan umat muslim.

Kaligrafi yang paling sering dipasang di dinding-dinding rumah atau masjid adalah kaligrafi ayat kursi. Karena doa ayat kursi ini adalah ayat yang paling agung di dalam Al Quran. Untuk itu harus diamalkan, diistimewakan dan kalau perlu dihapalkan.

Demikian ulasan tentang Bacaan Ayat Kursi Latin Terjemahan Keutamaan Dan Manfaatnya. Untuk itu mari kita usahakan senantiasa membaca ayat kursi di pagi dan malam hari agar selalu dalam perlindungan Allah. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.