Keajaiban Waktu Sholat Wajib Bagi Kesehatan Tubuh

Keajaiban Waktu Sholat Wajib Bagi Kesehatan Tubuh – Pada kesempatan ini Pengetahuan Islam akan membahas mengenai Keajaiban Waktu Sholat. Yang mana dalam pemhasan kali ini menjelaskan keajaiban waktu sholat wajib atau sholat fardu dan juga keajaiban waktu sholat wajib bagi kesehatan tubuh. Untuk lebih jelasnya simak artikel Pengetahuan Islam tentang Keajaiban Sholat berikut ini.

Keajaiban Waktu Sholat Wajib Bagi Kesehatan Tubuh

Salah satu sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT yang harus kita lakukan yakni menunaikan ibadah sholat sesuai dengan jadwal sholat atau waktu sholat. Sebab sholat merupakan kewajiban yang waktunya sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Sebagaimana Allah SWT telah berfirman dalam QS. An Nisa’ ayat 103, yaitu:

فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Artinya :

“Maka dirikanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”.

Berikut ini adalah Waktu sholat wajib, diantaranya:

  • Waktu sholat Subuh adalah pagi hari sekitar pukul 04:00 – 05:00
  • Waktu sholat Dhuhur adalah siang hari sekitar pukul 12:00 – 13:00
  • Waktu sholat Ashar adalah sore hari sekitar pukul 15:00 – 16:00
  • Waktu sholat Maghrib adalah senja hari sekitar pukul 18:00 – 18:30
  • Waktu sholat Isya adalah malam hari sekitar pukul 19:00 – 20:00

Untuk sekarang ini sudah lebih mudah dalam melihat waktu sholat wajib yakni dengan melihat pada penunuk jam yang ada. Pada zaman dahulu, untuk mengetahui waktu sholat hanya berpatokan pada bulan dan matahari sebagai tanda masuk waktu sholat.

Rasulullah SAW telah mengajarkan pada umatnya untuk melihat waktu sholat wajib, sebagaimana sabda beliau yaitu:

عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عَمْرِوٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا; أَنَّ نَبِيَّ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( وَقْتُ اَلظُّهْرِ إِذَا زَالَتْ اَلشَّمْسُ وَكَانَ ظِلُّ اَلرَّجُلِ كَطُولِهِ مَا لَمْ يَحْضُرْ اَلْعَصْرُ وَوَقْتُ اَلْعَصْرِ مَا لَمْ تَصْفَرَّ اَلشَّمْسُ وَوَقْتُ صَلَاةِ اَلْمَغْرِبِ مَا لَمْ يَغِبْ اَلشَّفَقُ وَوَقْتُ صَلَاةِ اَلْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اَللَّيْلِ اَلْأَوْسَطِ وَوَقْتُ صَلَاةِ اَلصُّبْحِ مِنْ طُلُوعِ اَلْفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعْ اَلشَّمْسُ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya :

Waktu sholat dhuhur yaitu apabila matahari telah tergelincir hingga membentuk bayangan seseorang yang sama panjang dengannya, selama waktu ashar belum berwarna kuning.

Waktu sholat maghrib yaitu selama belum terbenam syafaq (sinar merah matahari setelah terbenam). Waktu sholat isya yaitu hingga separuh malam dan waktu sholat subuh yaitu dari terbit fajar selama matahari belum terbit.

Apabila matahari telah terbit, janganlah melaksanakan sholat, karena matahari terbit di antara dua tanduk setan.” (HR. Muslim)

Keajaiban Waktu Sholat Wajib

Keajaiban Waktu Sholat Wajib Bagi Kesehatan Tubuh

Sebagaimana telah dikaji oleh Medical Exhibition 2011 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Divisi Medical Islam KAMI asy-syifaa mengenai sholat.

Bahwa teradapat korelasi yang cukup erat antara waktu sholat wajib dengan kesehatan tubuh. Hal ini membuktikan tentang keajaiban waktu sholat, antara lain:

Waktu Sholat Subuh

Para ulama telah sepakat tentang waktu sholat subuh yang dimulai sejak terbitnya fajar shodik (fajar kedua) dan akhir waktu sholat subuh dimulai sejak terbitnya matahari.

Baca Juga:  Inilah Kumpulan Doa Untuk Kesembuhan Orang Sakit

Sholat subuh merupakan awal sholat untuk menyambut datangnya pagi setelah bangun tidur. Anda bisa memanjatkan doa pada pagi hari sebelum memulai beraktifitas pada tiap pagi hari.

Disunahkan juga agar segera menunaikan sholat subuh pada sat keadaan gelap yang bercampur putih, menunaikan sholat subuh pada waktu pagi hari ini mempunyai kajaiban yang berguna bagi kesehatan.

Hal ini diterangkan Dr. Zahir Rabih pada buku pengobatan dengan sholat, mengatakan bahwa:

“Sesungguhnya hormone kortisol yang merupakan hormone aktivitas dalam tubuh manusia, mulai bertambah seiring dengan masuknya waktu shalat Fajar. Seiring dengan pertambahan produksi hormone tersebut, tekanan darah juga mengalami kenaikan secara bertahab.”

“Karena itu, manusia merasa sangat bergairah dan memiliki semangat yang besar setelah shalat fajar, antara pukul 06.00 hingga 09.00. Karena itu pula, waktu tersebut dianggap sebagai waktu yang paling baik untuk bekerja dan mencari rezeki.”

Pada waktu fajar, didalam tubuh berlangsungnya beberapa gejala, antara lain yaitu:

  • Pada saat tidur, terjadi pengendapan lemak pada dinding pembuluh darah karena tubuh tidak bergerak. Oleh karena itu, di waktu pagi dibutuhkan olahraga;
  • Pertambahan hormone kortisol;
  • Tubuh membutuhkan tambahan energi untuk melakukan aktivitas siang hari;
  • Pertambahan kadar gula serta sekresi lemak dan protein.

Namun dari hal tersebut ternyat dengan gerakan tubuh pada sholat fajar sudah cukup untuk menjadikan sarana untuk mencairkan endapan lemak didalam tubuh.

Waktu Sholat Dhuhur

Sholat zuhur atau dhuhur yakni dimulai saat tergelincirnya matahari dari tengah langit menuju ke arah barat atau arah tenggelamnya matahari. Jadi permulaan waktu sholat zuhur yaitu saat matahari telah bergeser dari tengah langit menuju ke arah barat.

Sebagaian Rasulullah SAW telah bersabda, yakni:

وَقْتُ الظُّهْرِ إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ وَكَانَ ظِلُّ الرَّجُلِ كَطُولِهِ مَا لَمْ يَحْضُرِ الْعَصْرُ…

Artinya:

Waktu masuknya sholat dhuhur adalah ketika matahari telah tergelincir kearah tenggelamnya, hingga bayangan seseorang sama dengan tingginya selama belum masuk waktu ‘Ashar…”

Disunnahkan untuk segera mengerjakan sholat Dhuhur di awal waktunya atau biasa disebut dengan sholat sunah qobliyah. Karena mengerjakan sholat dhuhur tepat waktu memiliki keajaiban bagi kesehatan tubuh yang mengerjakannya.

Pada waktu dhuhur itu, hormone kortisol akan berkurang sampai mencapai kadar yang paling rendah. Hal ini akan mengakibatkan manusia menjadi merasa Lelah akibat tekanan pekerjaan dan akan memerlukan istirahat. Ini dapat terjadi kisaran tujuh jam dari saat bangun pagi, bertepatan pada masuk waktu sholat zuhur.

Dengan masuknya waktu dhuhur bertepatan dengan keadaan tubuh yang memerlukan istirahat dan ketenangan yang membuat otak, jantung dan seluruh metabolisme tubuh dapat istirahat. Sholat adalah salah satu kegiatan yang dapat mengistirahatkan jiwa.

Adapun waktu tengah hari tubuh akan ditandai dengan gejala-gejala, seperti:

  • Kadar hormone adrenalin masih cukup tinggi;
  • Kadar testosterone mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya;
  • Kerja jantung meningkat sehingga dibutuhkan sejenak waktu tidur;
  • Perasaan lapar mendorong lahirnya rasa gelisah dan was-was.

Waktu Sholat Asar

Dengan masuknya waktu sholat ashar ditandai dengan panjang bayangan sesuatu telah sama dengan tingginya. Waktu ashar atau juga disebut waktu sore hari juga saat dimana Anda memanjatkan doa sore hari kepada Allah SWT.

Sebagaimana Rasulullah SAW telah bersabda, yakni:

Waktu masuk sholat Ashar jika panjang bayangan sesuatu telah sama dengan tingginya. Waktu ashar atau waktu sore hari juga saatnya Anda menjatkan doa sore hari kepada Allah.

Baca Juga:  √ Ketahuilah 5 Hikmah Puasa Sunnah Dalam Islam

وَقْتُ الظُّهْرِ إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ وَكَانَ ظِلُّ الرَّجُلِ كَطُولِهِ مَا لَمْ يَحْضُرِ الْعَصْرُ وَوَقْتُ الْعَصْرِ مَا لَمْ تَصْفَرَّ الشَّمْسُ

Artinya:

Waktu sholat Dhuhur adalah ketika telah tergelincir matahari menuju kearah tenggelamnya hingga bayangan seseorang sama dengan tingginya selama belum masuk waktu ashar dan waktu ashar masih tetap ada selama matahari belum menguning…”.

Saat datangnya waktu ashar merupakan waktu untuk mengembalikan tubuh pada semangatnya kembali dan meningkatkan kadar adrenalin dalam darah.

Pada saat itu, tumbuh kembali energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitas pada seluruh organ tubuh terutapa pada aktivitas jantung. Saat waktu ashar tiba, tubuh akan kembali bersiap untuk menyambut produksi energi baru.

Saat itu sangat bermanfaat bila digunakan untuk berolah raga dan menggerakkan tubuh, supaya jantung dan metabolisme tubuh dapat kembali secara normal.

Waktu Sholat Maghrib

Masuknya waktu sholat maghrib ditandai dengan tenggelamnya matahari di ufuk barat.

Disunahkan untuk segela melaksanakan sholat maghrib sebab waktu sholat maghrib cukup singkat.

Hal ini sebagaimana dengan hadist Nabi dari sahabat Uqbah bin Amir RA.:

Hal ini sesuai dengan hadits Nabi dari sahabat Uqbah bin ‘Amir Ra :

لاَ تَزَالُ أُمَّتِى بِخَيْرٍ – أَوْ قَالَ عَلَى الْفِطْرَةِ – مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ إِلَى أَنْ تَشْتَبِكَ النُّجُومُ

Artinya:

Umatku akan senantiasa dalam kebaikan (atau fithroh) selama mereka tidak mengakhirkan waktu sholat maghrib hingga munculnya bintang (di langit).”

Pada saat datangnya waktu magrib, kondisi tubuh dimana saat produksi hormon kortisol menurun dan kekuatan tubuh kian berkurang, hal demikian terjadi seiring pergantian hari dari terang menuju gelap.

Kondisi pada waktu maghrib adalah kebalikan dari keadaan konsidi waktu subuh. Pada waktu maghrib, produksi hormon melatonin mulai bertambah, yang mendorong seseorang untuk beristirahat dan tidur. Tubuh akan mulai dilanda rasa Lelah dan malas bahkan kantuk juga mulai datang.

Sholat maghrib adalah waktu peralihan antara periode aktivitas dan periode istirahat. Sholat maghrib tiga rakaat seakan-akan menjadi sarana relaksasi bagi tubuh. Sehingga membuat tubuh dapat menyesuaikan diri dengan perubahan fisiologis secara tiba-tiba yang mengiringi penurunan kadar hormon kortisol.

Waktu Sholat Isya

Waktu sholat Isya merupakan jika telah hilang sinar merah di langit dan akhir waktu sholat Isya adalah sepertiga malam terakhir.

Sesuai dengan hadist ketika Jibril mengimami sholat Rasulullah :

…ثُمَّ جَاءَهُ لِلْعِشَاءِ حِينَ ذَهَبَ ثُلُثُ اللَّيْلِ الْأَوَّلُ…

Artinya:

“….Kemudian Jibril mendatangi Rasulullah untuk melaksanakan sholat Isya ketika sepertiga malam yang pertama…”

Waktu sholat isya adalah tahapan terakhir dalam perjalanan satu hari yang menjadi waktu peralihan dari keadaan semangat untuk bekerja dan beraktivitas.

Setelah waktu isya dilanjutkan menuju keadaan istirahat penuh dan keinginan untuk tidur. Seiring dengan semakin pekatnya kegelapan yang meliputi bumi dan meningkatkan produksi hormone melatonin.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengakhirkan sholat Isya hingga beberapa saat sebelum tidur, sebagai penutup seluruh aktivitas kehidupan pada hari itu.

Demikian penjelasan mengenai Keajaiban Waktu Sholat Wajib Bagi Kesehatan Tubuh, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.