√ Tata Cara Sholat jenazah, Bacaan dan Artinya Lengkap

Tata Cara Sholat jenazah, Bacaan dan Artinya Lengkap – Pada kesempatan ini Pengetahuan Islam akan membahas tentang Sholat Jenazah. Yang mana dalam pembahasan ini akan menerangkan tentang sholat jenazah, hukum, syarat dan tata cara sholat jenazah dengan singkat dan jelas. Untuk lebih rincinya silahkan simak ulasan berikut ini.

Tata Cara Sholat jenazah, Bacaan dan Artinya Lengkap

Sholat Jenazah adalah Sholat sunnah yang dikerjakan dengan 4 kali takbir, Sholat Jenazah ini dilaksanakan ketika ada seorang muslim yang Wafat atau Meninggal dunia. Dan Sebelum Jazad atau Jenazahnya di makamkan maka orang muslim yang meninggal dunia tersebut perlu dimandikan, dan perlu di sholati terlebih dahulu.

Hukum Sholat Jenazah

Hukum melaksanakan sholat jenazah adalah Fardhu Kifayah atau kewajiban yang ditunjukkan bagi umat islam, akan tetapi apabila sebagian dari kita umat islam sudah ada yang melaksanakan Sholat Jenazah tersebut maka gugurlah kewajiban bagi yang lainnya (sudah ada yang mewakili sholat jenazah).

Syarat Sholat Jenazah

Sholat Jenazah sama dengan sholat lainnya, yaitu :

  1. Harus menutup aurat
  2. Suci dari najis (hadas besar dan kecil)
  3. Suci badan maupun pakaian
  4. Harus menghadap kiblat.

Sebelum melakukan sholat Jenazah, mayit sudah dimandikan dan dikafani.

Letak mayit sebelah kiblat orang yang menyalatinya, terkecuali kalau sholat dikerjakan di atas kubur atau Sholat Ghaib (sholat mayit tetapi jauh dari mayit/tidak di tempat).

Posisi Sholat Jenazah

  • Jika jenazahnya laki-laki maka imam lurus dengan kepala
  • Jika jenazah wanita imam berada ditengah

Tata Cara dan Bacaan Sholat Jenazah (Laki-Laki dan Perempuan)

Berikut ini adalah tata cara bacaan sholat jenazah baik mayit laki-laki atau mayit perempuan, antara lain:

  1. Niat

Niat menyengaja melakukan sholat atas mayit dengan empat takbir, menghadap kiblat karena Allah. Berikut merupakan bacaan niat sholat jenazah.

Niat untuk mayit laki-laki

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI ‘ALAA HAADZALMAYYITI ARBA’A TAKBIRAATIN FARDHOL KIFAAYATI MA’MUUMAN-LILLAAHI TA’AALA.

Artinya : “Saya niat (mengerjakan) sholat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat untuk mayit perempuan

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI ‘ALAA HAADZIHIL MAYYITATI ARBA’A TAKBIRAATIN FARDHOL KIFAAYATI MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya : “Saya niat sholat atas mayit perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

  1. Takbiratul Ihram (takbir pertama)

Setelah mengucapkan “Allahu Akbar”, sambil meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas perut (Sedakep/ Sandekep), kemudian membaca surat Al-Fatihah tanpa surat lain (tidak membaca surat yang lain). Setelah membaca Fatihah lalu takbir membaca “Allahu Akbar”.

  1. Takbir kedua

Setelah takbir kedua dilanjutkan dengan membaca sholwat kepada Rasulullah SAW. Sebagai berikut :

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

ALLAHUMMA SALLI `ALA MUHAMMADIN WA`ALA ALI MUHAMMAD, KAMA SALLAYTA `ALA IBRAHIMA WA’ALI IBRAHIM, INNAKA HAMIDUN MAJID, WABARIK `ALA MUHAMMADIN WA`ALA ALI MUHAMMAD, KAMA BARAKTA `ALA IBRAHIMA WA’ALI IBRAHIM, INNAKA HAMIDUN MAJID

Artinya : “Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia. Dan berilah berkat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia.”

Atau bisa secara singkat sebagai berikut :

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد

ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD

Artinya : “Ya Allah, berilah Sholawat atas Nabi Muhammad”

  1. Takbir Ketiga

Kemudian dilanjutkan membaca Doa berikut ini :

اللّهمّ اغْفِرْ لَهُ (هَا) وَارْحَمْهُ (هَا) وَعَافِيْهِ (هَا) وَاعْفُ عَنْهُ (هَا) وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ (هَا) وَوَسِّعْ مَدْخََلَهُ (هَا) وَاَغْسِلْهُ (هَا) بِالْمَآءِ وَالثّلْجِ والْبَرَدِ وَنَقِّهِ (هَا) مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثّّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدّنَسِ و اَبْدِلْهُ (هَا) دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ (هَا) وَ اَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ (هَا) وَزَوْجٍا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ (هَا) وَقِهِ فِتْنَةَ القَبْرِ وعَذَابَ النارِ

ALLAAHUMMAGHFIR LA-HU (HAA) WARHAM-HU (HAA) WA’AFI-HI (HAA) WA’FU ‘AN-HU (HAA), WA AKRIM NUZUULA-HU (HAA), WAWASSI’ MADKHOLA-HU (HAA), WAGHSIL-HU (HAA) BIL MAA-I WATS TSALJI WAL-BARADI, WANAQQI-HI (HAA) MINAL KHATHAYAAYAA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYAD-HU (HAA) MINAL DANASI, WA ABDIL-HU (HAA) DAARAN KHAIRAN MIN DAARI-HI (HAA), WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLI-HI (HAA), WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAU-JI-HI (HAA), WAQI-HI-(HAA)FITNATAL QABRI WA’ADZABAN NAARI.

Artinya : “Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.”

Atau bisa secara singkat sebagai berikut :

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

ALLAAHUMMAGHFIR LA-HU (HAA) WARHAM-HU (HAA) WA’AFI-HI (HAA) WA’FU ‘AN-HU (HAA)

Artinya : “Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, dan sejahterakanlah dia, dan maafkanlah dia”

Keterangan : jika mayit perempuan, maka bacaan HU/HI menjadi HA dan seterusnya.

  1. Takbir Keempat

Kemudian membaca Doa berikut ini :

اللّهُمّ لاَ تَحْررِمْنَا اَجْرَهُ (هَا) وَ لاَ تَفْتِنّاَ بَعْدَهُ (هَا) وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ (هَا) وَلِإِخْوانِناَاّلَذِيْنَ سَبَقُوْنَ بِالْإِيْمَانِ وَ لاَ تَجْعَلْ فِى قُلُوْبِناَ غِلاًّ لِلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبّنَا إِنّكَ رَءُوْفٌ رَحِيْمٌ

ALLAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRO-HU (HAA) WALAA TAFTINAA BA’DA-HU (HAA) WAGFIR LANAA WA LA-HU (HAA) WA LI IKHWANINA LADZINA SABAQUUNA BIL IMAANI WA LA TAJ’AL FI QULUUBINA GILLAL LILLADZINA AMANUU ROBBANA INNAKA ROUUFUR ROHIIM

Artinya : “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya serta ampunilah kami dan dia, dan juga bagi saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian terhadap orang-orang yang beriman (berada) dalam hati kami. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

Atau bisa secara singkat sebagai berikut :

اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ

ALLAAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRA-HU (HA), WALAA TAFTINNAA BA’DA-HU (HA)

Artinya : “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya.”

  1. Salam

Setelah selesai 4 takbir kemudian salam

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

وَبَرَكَاتُهُ

ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKAATUH

Artinya : “Keselamatan dan Rahmat Allah Semoga tetap kepada Kamu sekalian”

Doa Setelah Sholat Jenazah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَللّٰهُمَّ صَلِّى عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ. اَللّٰهُمَّ بِحَقِّ الْفَتِحَةِ.اِعْتِقْ رِقَابَنَاوَرِقَابَ هٰذَاالْمَيِّتِ (هٰذِهِ الْمَيِّتَتِ) مِنَ النَّارِ٣× اَللّٰهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَعَلٰى هٰذَالْمَيِّتِ (هٰذِهِ الْمَيِّتَتِ) وَاجْعَلْ قَبْرَهٗ(هَا)رَوْضَةًمِنَ الْجَنَّةِ.وَلاَتَجْعَلْهُ لَهٗ (لَهَا) حُفْرَةًمِنَ النِّيْرَانِ.وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى خَيْرِخَلْقِهٖ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَاٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ اَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Doa Setelah Sholat Jenazah Latin

“Bismillaahirrahmaanirrahiim, Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammadin.”

“Allaahumma bihaqqil fatihati i’tiq riqaa banaa wariqaaba haadzal mayyiti (haadzihil mayyitati) waj’al qabrahuu (haa) roudhotan minal jannati. Walaa taj’alhu lahuu (lahaa) hufratan minanniiraani. Washollallaahu ‘alaa khoiri kholqihi sayyidinaa Muhammadin wa aalihii washohbihii ajma’iina walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiina.”

Tata Cara Sholat jenazah Bacaan dan Artinya Lengkap

Arti Doa Setelah Sholat Jenazah

“Ya Allah, curahkanlah rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Oh Allah, dengan berkahnya surat Al Fatihah, bebaskanlah dosa kami dan dosa mayat ini dari siksaan api neraka (3 kali).”

“Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampunan kepada mayat ini. Dan jadikanlah tempat kuburnya taman nyaman dari surga dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka. Semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulia makhluk-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya sekalian. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.”

Demikian Tata Cara Sholat jenazah, Bacaan dan Artinya Lengkap. Semoga dengan mengetahui tata cara yang benar kita bisa mengamalkan ibadah tersebut dengan baik dan khusyu amiin. Terimakasih.

Baca juga artikel :