Doa Untuk Orang Tua yang Masih Hidup (Lengkap)

Doa Untuk Orang Tua yang Masih Hidup (Lengkap) – Pada kesempatan ini akan membahas tentang Bacaan Doa Untuk Orang Tua. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan beberapa hal bacaan mengenai doa untuk orang tua yang masih hidup dan yang sudah meninggal dunia baik berupa arab, latin dan artinya. Untuk lebih jelasnya simak Artikel PengetahuanIslam.com berikut ini.

Doa Untuk Orang Tua yang Masih Hidup

Orang tua yakni ayah atau ibu yang terikat pada suatu perkawinan atau pernikahan yang sah dan membentuk suatu keluarga. Dimana dalam keluarga kemudian akan terbentuk kedua orang tua yakni ayah dan ibu serta anak-anak dari keduanya melalui hubungan biologis.

Tanggungjawab sebagai orang tua sangatlah besar kepada anak mereka. Mereka bertanggungjawab untuk mengajari, merawat, mensekolahkan, membiayai serta mendidik anaknya agar dapat menjadi orang yang bertanggungjawab dan baik saat dewasa kelak.

Bagi orang tua yang telah mempunyai anak yang sholeh dan sholehah merupakan suatu kebanggaan dan harapan bagi orang tua. Sebab dengan mempunyai anak yang sholeh dan sholehah akan selalu mendoakan kepada orang tua yang menjadi salah satu aset penting bagi orang tua.

Karenanya mempunyai anak yang sholeh dan sholehah akan menjadikan tabungan amal bagi orang tua agar mendapatkan amalan yang tak terputus walau telah meninggal kelak.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, yakni:

إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya : “Tatkala seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh.” (HR. Muslim)

Begitu halnya anak terhadap orang tua, dengan berbaktinya kepada orang tua adalah tanda bahwa akhlak yang  harus lebih diutamakan setiap manusia. Sebab ridho orang tua sangatlah penting sebagai realisasi dari buah keberhasilan anak.

Dengan mendoakan kepada orang tua adalah bukti sebagai tanda bakti dari seorang anak. Mendoakan orang tua dapat dilakukan saat orang tua masih dalam keadaan hidup dinua atau juga saat orang tua telah meninggal dunia.

Doa seorang anak sholeh adalah salah satu amal jariyah yang akan mengalir sampai saat orang tua telah meninggal dunia.

Ajaran Islam Tentang Doa Untuk Orang Tua

Dalam islam telah diajarkan bahwa setiap anak agar selalu berbakti kepada orang tua mereka. Berbakti terhadap kedua orang tua maksudnya tidak menyakiti hati orang tua dan senantiasa untuk patuh akan perintahnya. Agar dapat membuat orang tua menjadi bahagia, anak harus berbakti kepada kedua orang tuanya.

Sebagaimana Allah Swt. Telah berfirman dalam surat Al-Isra’ ayat 23, yakni:

وَ قَضٰی رَبُّکَ اَلَّا تَعۡبُدُوۡۤا اِلَّاۤ اِیَّاہُ وَ بِالۡوَالِدَیۡنِ اِحۡسَانًا ؕ اِمَّا یَبۡلُغَنَّ عِنۡدَکَ الۡکِبَرَ اَحَدُہُمَاۤ اَوۡ کِلٰہُمَا فَلَا تَقُلۡ لَّہُمَاۤ اُفٍّ وَّ لَا تَنۡہَرۡہُمَا وَ قُلۡ لَّہُمَا قَوۡلًا کَرِیۡمًا

Artinya : “Dan Allah telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Allah dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah satu di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali kamu mengatakan kepada orang tuamu perkataan “ah” dan janganlah kamu membentaknya, dan ucapkanlah kepada kedua orang tuamu perkataan yang sopan.”

Didalam penjelasan ayat tersebut, Allah Swt. Telah memerintahkan pada tiap manusia agar berbakti kepada kedua orang tuanya.

Baca Juga:  √ Inilah Pentingnya Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir

Termasuk berbakti untuk menjaga perasaan orang tua dan juga tidak membentak terhadap kedua orang tua. Dengan menjaga perasaan orang tua termasuk juga tidak boleh berkata dengan ucapan “ah” saat kedua orang tua memerintah.

Sebagai anak juga jangan memarahi atau sampai berkata kasar terhadap kedua orang tua. Bicaralah dengan tutur kata yang baik dan sopan terhadap meraka.

Anak yang dapat senantiasa berbakti terhadap kedua orang tua akan mendapatkan jaminan surga. Begitu pula sebaliknya dengan anak durhaka terhadap kedua orang tua, yang mana neraka siap menantinya.

Selagi kita masih diberikan kesempatan hidup didunia, mari kita senantiasa untuk berbakti terhdap kedua orang tua. Berbakti tentunya dapat dilakukandengan cara senantiasa mendoakan dan merawat mereka saat sudah renta dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Doa Untuk Orang Tua

Ada berbagai macam jenis doa untuk orang tua, dengan mendoakan orang tua dapat dilakukan saat orang tua masih hidup atau orang tua telah tiada. Dengan terus memanjatkan doa kepada orang tua, maka hal demikian dapat menjadi salah satu bukti bakti kita sebagai seorang anak terhadap orang tua.

Doa Untuk Kedua Orang Tua yang Masih Hidup

Orang tua adalah orang yang paling berjasa dalam kehidupan, mereka sudah rela pagi siang dan malam untuk merawat anaknya dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Doa Untuk Orang Tua yang Masih Hidup

Maka sudah tentu menjadi kewajiban bagi anak akan senantiasa memanjatkan doa untuk orang tua saat kedua orang tua masih hidup. Doa berikut ini sering dipanjatkan sebagai doa setelah sholat wajib, antara lain:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا

Allâhumma Fighfirlii Wâ Liwâa Lidhâyya Warhâm Humâa Kamâa Rabbâyaa Nii Shâghiraa

Artinya : “Ya Allah, ampunilah semua dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, serta berbelaskasihlah kepada mereka berdua seperti mereka berbelas kasih kepada diriku di waktu aku kecil.”

Doa Untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Saat kedua orang tua sudah meninggal dunia, kita juga dapat menjalankan bakti kepada kedua orang tua. Cara berbakti kepada mereka yang sudah meninggal dunia yaitu senantiasa mendoakan dan memohonkan ampunan atas segala dosanya.

Anda dapat mendoakan mereka dengan membaca surat Yasiin atau doa tahlil pada tiap malam jumat. Anda juga dapat memanjatkan doa untuk orang tua yang telah meninggal dunia, berikut bacaannya:

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allâhummaghfir Lâhu Wârhamhu Wa ‘Aâfihi Aâ’fu ‘anhu Wâ Akrim Nuzulâhu Wa Wâssi’ Madkhâlahu, Wâghsilhu Bil Mâa i Wats-tsâlji Walbarodi Wa Nâqqihii Minâl khathâa Ya Kamâa Yunâqqats-Tsâwbul Abyadhu Minâd Dânas.

Baca Juga:  Antara Do'a, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal Serta Penjelasannya

Wâ Abdilhu Dâaran khâiran Min Daârihii Wâ Ahlan Khâiran Min Ahlihii Wâ Zawjan Khâiran Min Zâwjihi, Wa Adkhilhul Jânnata Wâ A ‘Idzhu Min ‘Adzâabil Qobri Wa Fitnâtihi Wa Min ‘Adzâabin Nâar.”

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah kedua orang tuaku. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, bersihkanlah kedua orang tuaku dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah kedua orang tuaku dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran.

Dan gantilah tempat tinggalnya dengan tempat tinggal yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya juga. Masukkanlah kedua orang tuaku ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.”

Doa Kedua Orang Tua yang Sakit

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَاْسَ وَاشْفِهُ وانْتَ الشَّافِى لاَ شِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Allâhumma Rabbânnaasi Adzhibil Bâ’sa Wâsy Fihu, Wâ Antâs Syaâfi, Laa Syifâa-a Illa Syfâauka, Syifâan Laa Yughâadiru Sâqaama.”

Artinya : “Ya Allah, Rabb Manusia, hilangkanlah penyakit dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

Doa Kedua Orang Tua Yang Sedang Sakit Parah

اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

Allâhumma Ahyini Mâa Kaa Nâtil Khâyatu Khairâlli, Watâwaf Fânni Adza Kâanat Wafâatu khirâlli.

Artinya : “Ya Allah, Sembuhkanlah penyakitnya jka itu lebih baik baginya. Dan cabutlah nyawanya jika kematian itu lebih baik baginya.”

Doa Kepada Orang Tua dan Saudaranya

Tidak hanya menghormati kedua orang tua saja, akan tetapi ada baiknya bila kita juga menghormati saudara dari oerang tua. Saudara dari kedua orang tua dapat berupa bibi, paman, pakde, bude yang dapat kita doakan.

Berikut bacaan doa untuk orang tua dan saudaranya yang dapat kita panjatkan, yakni:

اللَّهُمَّ اغْفِرْلِى ذُنُوْبِى وَلِوَالِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيْرَا . وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَلْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ . اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ . وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ . رَبِّ اغْفِرْ وَارْ حَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّ احِمِيْنَ . وَلاَحَوْلَ وَلاَقوَّةَ اِلاَّبِاللَّهِ الْعَلِيِ الْعَظِيْمِ

Allâhummâghfirlii, Waliwaâlidayya, Wâr Hamhummâ, Kâmaa Rabbâyaanii Shâgiiraa.

Walijâmi’il Musliminâ, Wâlmuslimâati, Walmu’miniinâ, Wâl Mu’minâati, Al Ahyâa’i Minhum Wâl Amwâti, Watâabi’ Wabâinanaa, Wa Bainâhum Bil Khâiraati. Râbbighfir Wârham Wa Antâ Khâirur Raâhimiina, Wâlaa Quwwâta, Illa Biilâahi ‘Aliyyil Adzim.

Artinya : “Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku dan kasihanilah kedua orang tuaku sebagaimana kedua orang tuaku megasihiku ketika aku masih kecil.

Begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan.

Ya Allah berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Mu.”

Demikian penjelasan mengenai Doa Untuk Orang Tua yang Masih Hidup (Lengkap), semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.